7 Batu Luar Angkasa Berisi Alien Lewati Bumi Tiap Tahun
Kamis, 18 Maret 2021 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
“Jika target terdeteksi dengan waktu tunggu yang cukup, berkat fasilitas survei yang baru, dimungkinkan untuk menangkapnya dalam waktu 20 tahun,” katanya memprediksi.
Untuk menangkap objek yang bergerak sangat cepat ini, sebuah pesawat ruang angkasa harus diluncurkan saat objek tersebut mengelilingi Matahari. Oleh karena itu, para astronom perlu menemukan objek seperti itu saat memasuki Tata Surya, sesuatu yang mungkin dapat dilakukan oleh Vera C Rubin Observatory.
Sebuah "Misi Pengembalian Sampel Antarbintang" adalah persis seperti yang diusulkan oleh USNC, yang saat ini menggerakkan penjelajah Perseverance NASA di permukaan Mars. Diberikan hibah Tahap 1 dari NASA Innovative Advanced Concepts, idenya adalah menggunakan pesawat ruang angkasa bertenaga plutonium untuk mengejar objek ekstrasurya, mengumpulkan sampel, dan kembali ke Bumi dalam satu dekade.
Misi semacam itu berpotensi mengubah secara radikal apa yang kita ketahui tentang tempat kita di Alam Semesta. Lagi pula, misi untuk mencegat objek antarbintang yang melewati Tata Surya kita dapat menghasilkan hasil yang serupa dengan perjalanan antarbintang —sesuatu yang dapat memakan waktu berabad-abad untuk diluncurkan, apalagi hasilnya. Baca juga: Berlayar Perdana, 130 Taruna AAL Naiki KRI Dewaruci dan KRI Surabaya
Untuk menangkap objek yang bergerak sangat cepat ini, sebuah pesawat ruang angkasa harus diluncurkan saat objek tersebut mengelilingi Matahari. Oleh karena itu, para astronom perlu menemukan objek seperti itu saat memasuki Tata Surya, sesuatu yang mungkin dapat dilakukan oleh Vera C Rubin Observatory.
Sebuah "Misi Pengembalian Sampel Antarbintang" adalah persis seperti yang diusulkan oleh USNC, yang saat ini menggerakkan penjelajah Perseverance NASA di permukaan Mars. Diberikan hibah Tahap 1 dari NASA Innovative Advanced Concepts, idenya adalah menggunakan pesawat ruang angkasa bertenaga plutonium untuk mengejar objek ekstrasurya, mengumpulkan sampel, dan kembali ke Bumi dalam satu dekade.
Misi semacam itu berpotensi mengubah secara radikal apa yang kita ketahui tentang tempat kita di Alam Semesta. Lagi pula, misi untuk mencegat objek antarbintang yang melewati Tata Surya kita dapat menghasilkan hasil yang serupa dengan perjalanan antarbintang —sesuatu yang dapat memakan waktu berabad-abad untuk diluncurkan, apalagi hasilnya. Baca juga: Berlayar Perdana, 130 Taruna AAL Naiki KRI Dewaruci dan KRI Surabaya
(iqb)
Lihat Juga :