Pindahkan Badak dengan Cara Digantung di Helikopter, Ini Penjelasan Peneliti

Kamis, 18 Maret 2021 - 10:21 WIB
loading...
Pindahkan Badak dengan...
Sejumlah badak di Afrika dipindahkan ke area konservasi dengan cara digantung terbalik. Foto/CNN
A A A
NAMIBIA - Sejumlah badak di Afrika dipindahkan ke area konservasi untuk melestarikan binatang bercula tersebut. Namun, cara pemindahan yang dilakukan dengan digantung terbalik membuat sejumlah pemerhati hewan bertanya-tanya soal keamanan dan kesehatan hewan tersebut.

Sulitnya medan yang harus ditempuh dengan kendaraan membuat petugas konservasi sesekali menggunakan helikopter untuk memindahkan badak ke tempat yang aman dari perburuan. Memindahkan badak dengan cara digantung terbalik di helikopter menjadi pilihan karena mudah dilakukan. (Baca: 74 Ekor Badak Jawa yang Tersisa Rayakan Hari Badak Sedunia)

Dilansir CNN , Kamis (18/3/2021), para petugas menyukai cara ini karena lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah daripada opsi tandu. Namun untuk mengetahui apakah cara tersebut aman bagi b adak , pemerintah Namibia meminta tim peneliti di Fakultas Kedokteran Hewan Cornell untuk menyelidiki cara tersebut.

Pindahkan Badak dengan Cara Digantung di Helikopter, Ini Penjelasan Peneliti


Hasilnya, yang diterbitkan pada bulan Januari, sangat mengejutkan. "Kami mengantisipasi bahwa badak akan lebih buruk jika tergantung terbalik," kata Robin Radcliffe, dosen senior kedokteran satwa liar dan konservasi seperti dikutip CNN.

Sebaliknya, Radcliffe dan timnya menemukan bahwa meskipun tampaknya kondisi yang tidak nyaman, terbang terbalik adalah pilihan yang lebih baik untuk kesehatan badak. (Baca juga: Cegah Kejahatan Terulang, Residivis Akan Dipasangi Gelang GPS)

Namibia adalah rumah bagi hampir sepertiga badak hitam Afrika - satu dari dua spesies badak yang ditemukan di benua itu. Mulai tahun 2015, tim Cornell menangguhkan 12 badak hitam - masing-masing dengan berat antara 1.770 dan 2.720 pon - terbalik dari derek, dan menempatkan mereka dalam posisi miring untuk perbandingan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Spesies Badak Baru Ditemukan...
Spesies Badak Baru Ditemukan di Arktik, Membeku Jutaan Tahun
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
Kura-kura Galapagos...
Kura-kura Galapagos Tertua Mati pada Usia 141 Tahun
Mengapa Afrika Memiliki...
Mengapa Afrika Memiliki Banyak Hewan Darat Terbesar di Dunia?
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
Efek Domino Perang AS-Iran:...
Efek Domino Perang AS-Iran: Krisis Energi Mengancam Benua Afrika, Harga BBM Melambung
Imbas Perang, Jalur...
Imbas Perang, Jalur Ekspor CPO Indonesia Terpaksa Memutar ke Afrika
Rekomendasi
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Berita Terkini
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved