Yuk Bangun Rasa Peduli dan Kebaikan secara Virtual
Selasa, 16 Maret 2021 - 21:24 WIB
loading...
A
A
A
Niat awal Nathalia membangun social platform ini adalah ingin membuat gerakan sosial yang bisa membantu orang banyak. Mulanya dia melakukan projek sosial secara langsung seperti menggalang dana dari lingkungan terdekat (inner circle) baik antar teman, rekan bisnis dan keluarga. Tak jarang dia datang ke daerah terpencil, orang sakit yang tidak mampu membayar biaya pengobatan, atau membantu keluarga kurang mampu.
Seiring berjalannya waktu, Nathalia berpikir bahwa semua orang semakin fokus dengan dunia digital. Sehingga kerap mengabaikan lingkungan sosialnya yang justru sedang membutuhkan perhatian dan pertolongan.
“Dari hal itu saya menginisiasikan untuk membentuk Yayasan Kita Bantu Persada dan kemudian beralih fokus berupa platform AyoBantuin.com sebagai wadah donasi online,” katanya.
Nathalia mengakui, Indonesia beruntung lantaran dihuni oleh ratusan juta warga yang memiliki jiwa sosial dan rasa peduli yang tinggi antar sesama. “Tujuan utamanya platform ini harus memenuhi tujuan dan cita-cita para donatur untuk membantu kingkungan sosial di era digital. Semua aktivitas, termasuk berbuat baik menjadi lebih mudah di era virtual seperti saat ini," tandasnya.
Nathalia sendiri memiliki latar belakang sebagai pengusaha muda di sektor properti. Sejak tahun 2010 ia mengembangkan sejumlah proyek properti di kawasan penyangga Kota Jakarta. Melalui PT Rotterdam Properti, dia membangun Rotterdam Residence 1-5 di Bekasi, Jawa Barat, rumah seharga Rp300 jutaan yang kini sudah terbangun dan dihuni.
Masih di Bekasi, dia mengembangkan proyek landed house Santorini Residence yang konstruksinya kini sudah 80%. Sementara di Tangerang, Banten, ia mengembangkan area komersial bertajuk Rotterdam Business Center. Di Bali, Nathalia bersama pengembang Gandaland tengah memasarkan proyek kondotel Lavaya Residence and Resort, yang ditargetkan akan serah terima unit ke konsumen di akhir tahun ini.
Seiring berjalannya waktu, Nathalia berpikir bahwa semua orang semakin fokus dengan dunia digital. Sehingga kerap mengabaikan lingkungan sosialnya yang justru sedang membutuhkan perhatian dan pertolongan.
“Dari hal itu saya menginisiasikan untuk membentuk Yayasan Kita Bantu Persada dan kemudian beralih fokus berupa platform AyoBantuin.com sebagai wadah donasi online,” katanya.
Nathalia mengakui, Indonesia beruntung lantaran dihuni oleh ratusan juta warga yang memiliki jiwa sosial dan rasa peduli yang tinggi antar sesama. “Tujuan utamanya platform ini harus memenuhi tujuan dan cita-cita para donatur untuk membantu kingkungan sosial di era digital. Semua aktivitas, termasuk berbuat baik menjadi lebih mudah di era virtual seperti saat ini," tandasnya.
Nathalia sendiri memiliki latar belakang sebagai pengusaha muda di sektor properti. Sejak tahun 2010 ia mengembangkan sejumlah proyek properti di kawasan penyangga Kota Jakarta. Melalui PT Rotterdam Properti, dia membangun Rotterdam Residence 1-5 di Bekasi, Jawa Barat, rumah seharga Rp300 jutaan yang kini sudah terbangun dan dihuni.
Masih di Bekasi, dia mengembangkan proyek landed house Santorini Residence yang konstruksinya kini sudah 80%. Sementara di Tangerang, Banten, ia mengembangkan area komersial bertajuk Rotterdam Business Center. Di Bali, Nathalia bersama pengembang Gandaland tengah memasarkan proyek kondotel Lavaya Residence and Resort, yang ditargetkan akan serah terima unit ke konsumen di akhir tahun ini.
Lihat Juga :