Ilmuwan Sebut Perubahan Iklim Bisa Berdampak Pada Penularan Malaria di Afrika

Kamis, 11 Maret 2021 - 13:38 WIB
loading...
Ilmuwan Sebut Perubahan...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Berdasarkan penelitian, perlambatan pemanasan global yang diamati pada akhir abad lalu tercermin dari penurunan penularan malaria di dataran tinggi Ethiopia. Sayangnya, sejak beberapa dekade ini suhu Bumi mulai berubah akibat emisi gas buang rumah kaca sehingga dikhawatirkan bisa meningkatkan kembali kasus malaria di Afrika.

Penelitian yang dipimpin oleh Institut Barcelona untuk Kesehatan Global (ISGlobal) dan Universitas Chicago ini menggarisbawahi adaya hubungan erat antara iklim dan kesehatan. (Baca: Ilmuwan Kembangkan Alat Tes Malaria Sederhana dan Murah)

Selama beberapa tahun, telah terjadi perdebatan sengit tentang dampak pemanasan global terhadap kejadian malaria. Dipercaya bahwa efek terbesar dapat terjadi di dataran tinggi, di mana suhu yang lebih rendah membatasi kembalinya wabah malaria.

"Kami melihat bahwa epidemiologi malaria di daerah ini sangat terkendali iklim di semua skala baik bulan, tahun dan bahkan dekade. Ini sekaligus menyelesaikan perdebatan tentang apakah perubahan iklim mempengaruhi atau tidak dinamika malaria di Afrika," kata Xavier Rodo, Kepala Program Iklim dan Kesehatan di ISGlobal dan penulis pertama studi tersebut.

Pada pergantian abad, penurunan kejadian malaria terlihat jelas di Afrika Timur. Penurunan ini bisa jadi hanya hasil dari tindakan pengendalian penyakit, dalam peningkatan suhu permukaan rata-rata global, sebuah fenomena yang diamati antara tahun 1998 dan 2005. (Baca juga: Permukaan Laut Naik Drastis, Pesisir Jakarta Paling Terancam di Asia)

Untuk mengetahuinya, Rodo dan tim memusatkan perhatian pada wilayah Oromia di Ethiopia, dataran tinggi padat penduduk antara 1.600 dan 2.500 m di atas permukaan laut. Wilayah ini memiliki keuntungan memiliki catatan lengkap kasus tahunan malaria .

Penelitian di wilayah itu dilakukan karena sebelumnya tidak ada intervensi kesehatan masyarakat dari petugas kesehatan sampai tahun 2004. Hal ini memungkinkan untuk memisahkan pengaruh iklim dari pengaruh tindakan pengendalian penyakit untuk dua parasit yang diketahui bereaksi berbeda terhadap iklim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Komet Ini Secara Misterius...
Komet Ini Secara Misterius Berbalik Arah setelah Melewati Matahari
Permukaan Laut di Seluruh...
Permukaan Laut di Seluruh Dunia Meningkat Namun di Greenland Menurun
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Malaria Monyet Terdeteksi...
Malaria Monyet Terdeteksi di Aceh! Yuk Kenali Gejala dan Pola Penularannya
Waspada Malaria Monyet,...
Waspada Malaria Monyet, Kasus Meningkat di Malaysia dan Muncul di Aceh
Rekomendasi
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Berita Terkini
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Infografis
Tarif PPN Negara-Negara...
Tarif PPN Negara-Negara di Asia Tenggara pada 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved