Ini yang Terjadi Pada Bumi Jika Oksigen Habis dan Matahari Mati

Selasa, 09 Maret 2021 - 15:00 WIB
loading...
A A A
Kendati demikian manusia tidak perlu khawatir tentang kematian matahari ini dalam waktu dekat. Di dalam matahari, mesin fusi yang berputar mengisi bahan bakar bintang masih memiliki banyak bahan bakar yang tersisa, bernilai sekitar 5 miliar tahun, sebagaimana dilaporkan oleh laman Space beberapa waktu lalu.

Tapi dalam waktu sekitar 5 miliar tahun, matahari akan kehabisan hidrogen. Bintang kita saat ini berada dalam fase paling stabil dari siklus hidupnya yang telah terjadi sejak kelahiran tata surya kita, sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

Baca juga : Satu Aliansi, Bisakah Mitsubishi Evolution dan Nissan GT-R Berkolaborasi?

Setelah semua hidrogen habis, matahari akan keluar dari fase stabil ini. Dan dengan tidak adanya hidrogen yang tersisa untuk berfusi di inti, selubung hidrogen fusi akan terbentuk di sekitar inti yang diisi helium, tulis astrofisikawan Jillian Scudder dalam sebuah artikel untuk The Conversation.

Bintang seperti matahari kita terbentuk ketika awan gas yang sangat besar, kebanyakan hidrogen dan helium yang tumbuh begitu besar sehingga runtuh karena beratnya sendiri.

Tekanannya begitu tinggi di tengah massa gas yang runtuh itu sehingga panasnya mencapai tingkat yang tak terbayangkan, dengan suhu yang begitu panas sehingga atom hidrogen kehilangan elektronnya.

Atom hidrogen telanjang itu kemudian melebur menjadi atom helium, dan reaksi itu melepaskan energi yang cukup untuk melawan tekanan gravitasi yang kuat yang menghancurkan awan gas.

Pertarungan antara gravitasi dan energi dari reaksi fusi menjadi bahan bakar bagi matahari kita dan miliaran bintang lain di galaksi kita dan sekitarnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
Laporan Baru PBB: Dunia...
Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global
Keajaiban Tibet: Ribuan...
Keajaiban Tibet: Ribuan Panel Surya Ubah Tanah Mati Jadi Subur, Kok Bisa?
Warna Laut Teluk Persia...
Warna Laut Teluk Persia Berubah Jadi Merah Darah
Toyota Patenkan Skuter...
Toyota Patenkan Skuter Hidrogen dengan Konsep Tangki Bisa Diganti
JCB Hydromax, Mesin...
JCB Hydromax, Mesin Hidrogen 1.600 HP Siap Pecahkan Rekor Dunia
China Ngebut, Jepang...
China Ngebut, Jepang Bertahan, Eropa Ragu: Nasib Mobil Hidrogen Terpecah
Rekomendasi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
5 Negara Muslim yang...
5 Negara Muslim yang Bakal Terseret jika Perang Dunia III Terjadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved