Teknologi Penginderaan Jauh Membantu Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
Minggu, 07 Maret 2021 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Toyota Hilux ini Kebal dari Granat dan Peluru 7.62 Milimeter
Dalam sektor pertanian dan kehutanan, data penginderaan jauh dapat dimanfaatkan untuk menghitung luasan lahan pertanian dalam memantau produktivitas pertanian dan memetakan daerah tutupan hutan di Indonesia, terutama menganalisis berapa persen hutan yang hilang.
Kemudian tujuan kedua dari teknologi penginderaan jauh adalah ketahanan bencana yang bisa lebih difokuskan pada bencana hidrometeorologi, seperti banjir, hujan, dan tanah longsor.
"Kita sudah akrab dengan istilah daerah rawan gempa, rawan tsunami, dan banjir, tapi tidak banyak yang punya informasi daerah rawan longsor," ujar Bambang.
Selain itu, dengan memanfaatkan data citra satelit penginderaan jauh, Bambang berharap teknologi ini bisa digunakan untuk mengecek tata ruang kota sehingga data yang diperoleh lebih terintegrasi, terutama bagi pembangunan daerah-daerah baru.
Dalam sektor pertanian dan kehutanan, data penginderaan jauh dapat dimanfaatkan untuk menghitung luasan lahan pertanian dalam memantau produktivitas pertanian dan memetakan daerah tutupan hutan di Indonesia, terutama menganalisis berapa persen hutan yang hilang.
Kemudian tujuan kedua dari teknologi penginderaan jauh adalah ketahanan bencana yang bisa lebih difokuskan pada bencana hidrometeorologi, seperti banjir, hujan, dan tanah longsor.
"Kita sudah akrab dengan istilah daerah rawan gempa, rawan tsunami, dan banjir, tapi tidak banyak yang punya informasi daerah rawan longsor," ujar Bambang.
Selain itu, dengan memanfaatkan data citra satelit penginderaan jauh, Bambang berharap teknologi ini bisa digunakan untuk mengecek tata ruang kota sehingga data yang diperoleh lebih terintegrasi, terutama bagi pembangunan daerah-daerah baru.
(wsb)
Lihat Juga :