Dukung Vaksinasi, Pakar Untar Ungkap Keamanan dan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Sabtu, 06 Maret 2021 - 13:59 WIB
loading...
A A A
Vaksin Sputnik V memakai adenovirus manusia. Diproduksi dari Rusia. Perlu 2 x suntik. Suntikan kedua adalah 30 hari setelah suntikan pertama. Tersedia dalam 2 warna, warna biru untuk suntikan pertama, sedangkan warna merah untuk suntikan kedua.

Cara kerja vaksin asam nukleat DNA adalah DNA yang dibawa oleh adenovirus masuk kedalam sel, terjadi injeksi DNA kedalam nucleus cell, dimana DNA diubah menjadi mRNA. Lalu mRNA synthesis membentuk protein yang menyerupai spike protein virus. Antigen spike protein ini dapat diikat oleh antigen presenting cells, yang kemudian bersama-sama B-cells dan T cells membentuk antibody terhadap invasi virus dari luar. Disamping itu membunuh sel yang telah terinfeksi.

Vaksin Novavax adalah vaksin protein subunit dan dikenal juga sebagai vaksin acellular, yakni vaksin yang memakai sebagian fragment protein virus memicu reaksi immune membentuk antibody terhadap virus.

Keuntungan vaksin Novavax adalah tidak ada komponen hidup (acellular), aman untuk yang ada comorbid, karena tidak memicu penyakit. Efikasi 85-89%. Boleh untuk usia 18-84 tahun. Resiko efek samping hampir tidak ada. Biaya produksi murah, lebih stabil dan juga 85.6% efektif terhadap variant UK B1.1.7.

Kerugiannya adalah tidak efektif untuk variant South Africa B1351. Response immune lamban, sehingga perlu diberi adjuvant atau booster. Cara produksi rumit. Perlu bakteri atau plasmid. Kebersihan ketat agar tidak terkontaminasi.

Cara kerja vaksin protein subunit adalah melalui expose kontak molekul pathogen dengan cara menyuntikkan fragment protein spesifik virus yang telah dimurnikan, untuk stimulasi sel immune. Suntikan dapat secara intra-muscular (IM), electroporation dengan gene gun atau injectable hydrogel.

Electroporation adalah dengan gelombang pendek aliran listrik untuk menciptakan pori sementara pada membrane cell dengan gene gun yang memakai helium mendorong DNA masuk kedalam kulit, yang kemudian menyatu dengan sel membrane.

Keuntungan dan Cara Kerja dari Vaksin Nusantara

Vaksin Nusantara adalah dendritic cells-based vaccine. Yakni vaksin yang memakai dendritic cells untuk memicu reaksi immune sel tubuh untuk membuat antibody terhadap SARS-CoV-2. Vaksin ini adalah produksi dari Indonesia.

Keuntungan vaksin Nusantara adalah biaya produksi murah, tidak perlu dibuat di pabrik besar. Memakai autologous cells, tidak ada komponen sel hidup sehingga bisa diberikan pada cormorbid termasuk yang alergik.

Kerugian vaksin Nusantara adalah bersifat individu, perlu kontak dengan jarum suntik berkali-kali, harus menjaga sterilisasi ketat, sulit untuk produksi vaksin secara massal dengan cepat, sehingga tidak dapat mempercepat tercapainya herd immunity.

Cara kerja vaksin Nusantara adalah pengambilan darah autologous dari individu masing-masing, lalu di inkubasi ex vivo dengan spike protein SARS-CoV-2, dengan atau tanpa GM-CSF. Setelah itu harvest dendritic cells, kemudian suntik kembali pada individu masing-masing tersebut.

GM-CSF adalah granulocyte-macrophage colony-stimulating factor. Yakni suatu monomeric glycoprotein yang berfungsi sebagai cytokine. Sebagai growth factor untuk sel darah putih (white blood cell growth factor). CM
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wisuda Untar Angkat...
Wisuda Untar Angkat Semangat Generasi Unggul, Berkarakter, dan Bebas Narkoba
Rektor Untar Dorong...
Rektor Untar Dorong Kampus Jadi Pencipta Perubahan, Perkuat Inovasi, dan Kolaborasi
Kampus 4 Untar akan...
Kampus 4 Untar akan Usung School of Engineering Berbasis Teknologi Masa Depan
Rekomendasi
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Kasus Covid-19 di Pedesaan...
Kasus Covid-19 di Pedesaan China Mulai Naik, Xi Jinping Resah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved