Jadi Pemasok Suku Cadang Pesawat NASA, Korsel Akan Bangun Pabrik di AS
Jum'at, 05 Maret 2021 - 15:56 WIB
loading...
Foto/Kencoa Aerospace Corporation
A
A
A
SEOUL - Kencoa Aerospace Corp, perakit pesawat dan pemasok suku cadang Korea Selatan yang memasok suku cadang untuk NASA , SpaceX dan Blue Origin, berencana untuk memperluas pabriknya di AS di Georgia.
Perusahaan mengumpulkan US$26,6 juta pada bulan Februari 2021 dengan menerbitkan obligasi konversi kepada investor institusi domestik. Rencananya, sepertiga dari dana yang baru dikumpulkan itu untuk membangun pabrik baru di Eastman, Georgia, Kencoa Aerospace LLC. (Baca: Penjelajah NASA Perseverance Sukses Mendarat di Kawah Jezero Mars)
“Kami melihat peningkatan permintaan untuk produk kami dengan munculnya Ruang Baru. Kami mengharapkan pertumbuhan tahunan rata-rata 50 persen dari bisnis luar angkasa kami sepanjang tahun 2025,” kata manajer investasi Kencoa Aerospace Corp dikutip Spacenews .
Sementara penjualan perusahaan pada tahun 2020 turun hampir 32 persen menjadi 31,64 miliar won dari tahun sebelumnya karena pandemi. "Dampak pandemi memang mendatangkan malapetaka pada bisnis perakitan dan pemeliharaan pesawatnya, penjualan bisnis antariksa," kata manajer itu.
Di balik serangkaian kesepakatan yang menguntungkan dengan perusahaan luar angkasa AS, harga saham Kencoa di pasar KOSDAQ yang berfokus pada perusahaan kecil Korea Selatan naik 226 persen dari Januari, menjadi ditutup pada 17.300 won pada 3 Maret.
Kencoa menjadi berita utama pada akhir Februari setelah mengumumkan kesepakatan pasokan mesin roket pertamanya dengan Blue Origin. Di bawah kontrak, Kencoa Aerospace LLC akan memproduksi suku cadang untuk mesin roket BE-4 Blue Origin, menurut manajer. (Baca juga: BMKG Sebut Hujan Es di Yoga dan Kaltim Fenomena Alamiah)
“Kami menghabiskan dua tahun mempersiapkan untuk mewujudkannya,” katanya, menambahkan California Metal & Supply Inc. termasuk dalam kumpulan pemasok Blue Origin pada tahun 2018.
Perusahaan mengumpulkan US$26,6 juta pada bulan Februari 2021 dengan menerbitkan obligasi konversi kepada investor institusi domestik. Rencananya, sepertiga dari dana yang baru dikumpulkan itu untuk membangun pabrik baru di Eastman, Georgia, Kencoa Aerospace LLC. (Baca: Penjelajah NASA Perseverance Sukses Mendarat di Kawah Jezero Mars)
“Kami melihat peningkatan permintaan untuk produk kami dengan munculnya Ruang Baru. Kami mengharapkan pertumbuhan tahunan rata-rata 50 persen dari bisnis luar angkasa kami sepanjang tahun 2025,” kata manajer investasi Kencoa Aerospace Corp dikutip Spacenews .
Sementara penjualan perusahaan pada tahun 2020 turun hampir 32 persen menjadi 31,64 miliar won dari tahun sebelumnya karena pandemi. "Dampak pandemi memang mendatangkan malapetaka pada bisnis perakitan dan pemeliharaan pesawatnya, penjualan bisnis antariksa," kata manajer itu.
Di balik serangkaian kesepakatan yang menguntungkan dengan perusahaan luar angkasa AS, harga saham Kencoa di pasar KOSDAQ yang berfokus pada perusahaan kecil Korea Selatan naik 226 persen dari Januari, menjadi ditutup pada 17.300 won pada 3 Maret.
Kencoa menjadi berita utama pada akhir Februari setelah mengumumkan kesepakatan pasokan mesin roket pertamanya dengan Blue Origin. Di bawah kontrak, Kencoa Aerospace LLC akan memproduksi suku cadang untuk mesin roket BE-4 Blue Origin, menurut manajer. (Baca juga: BMKG Sebut Hujan Es di Yoga dan Kaltim Fenomena Alamiah)
“Kami menghabiskan dua tahun mempersiapkan untuk mewujudkannya,” katanya, menambahkan California Metal & Supply Inc. termasuk dalam kumpulan pemasok Blue Origin pada tahun 2018.
Lihat Juga :