Fenomena Antariksa yang Terjadi di Pekan Pertama Maret 2021
Selasa, 02 Maret 2021 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
Mula-mula, sudut pisah Merkurius-Jupiter sebesar 2,78° kemudian semakin kecil hingga puncak konjungsi sudut pisahnya 0,41°. Beberapa hari setelahnya, Merkurius akan menjauhi Jupiter. Sementara itu, sudut pisah Jupiter-Saturnus secara gradual semakin membesar. Fenomena ini dapat disaksikan dari arah timur-tenggara ketima fajar astronomis (altitude Matahari -18°).
Perige Bulan (2 Maret)
Fenomena ini terjadi pada 12.26.12 WIB / 13.26.12 WITA / 14.26.12 WIT, dengan jarak 365.399 km dari Bumi, iluminasi 89,1%, dan berada di sekitar konstelasi Virgo. Pada 2 Maret pukul 21.00 waktu setempat dari arah timur, berkulminasi dari arah selatan keesokan harinya pukul 03.00 waktu setempat dan terbenam di arah barat sekitar 09.00 waktu setempat.
Oposisi Solar Vesta (5 Maret)
Fenomena ini terjadi pada pukul 06.58 WIB dengan jarak 202,7 juta km dan terletak di konstelasi Leo. Konfigurasi ini akan membuat Vesta akan tampak lebih terang jika diamati dari Bumi karena berjarak lebih dekat dengan Bumi.
Vesta dapat diamati menggunakan binokuler maupun teleskop 10 cm sejak malam sebelumnya (4 Maret) pukul 20.00 waktu setempat dari arah timur-timur laut, berkulminasi pada pukul 00.20 waktu setempat di arah utara dan terbenam pukul 04.45 waktu setempat di arah barat-barat laut.
Perige Bulan (2 Maret)
Fenomena ini terjadi pada 12.26.12 WIB / 13.26.12 WITA / 14.26.12 WIT, dengan jarak 365.399 km dari Bumi, iluminasi 89,1%, dan berada di sekitar konstelasi Virgo. Pada 2 Maret pukul 21.00 waktu setempat dari arah timur, berkulminasi dari arah selatan keesokan harinya pukul 03.00 waktu setempat dan terbenam di arah barat sekitar 09.00 waktu setempat.
Oposisi Solar Vesta (5 Maret)
Fenomena ini terjadi pada pukul 06.58 WIB dengan jarak 202,7 juta km dan terletak di konstelasi Leo. Konfigurasi ini akan membuat Vesta akan tampak lebih terang jika diamati dari Bumi karena berjarak lebih dekat dengan Bumi.
Vesta dapat diamati menggunakan binokuler maupun teleskop 10 cm sejak malam sebelumnya (4 Maret) pukul 20.00 waktu setempat dari arah timur-timur laut, berkulminasi pada pukul 00.20 waktu setempat di arah utara dan terbenam pukul 04.45 waktu setempat di arah barat-barat laut.
Lihat Juga :