Ajaib, Paus Bungkuk Tetap Hidup Setelah 4 Jam Diserang Gerombolan Paus Pembunuh
Selasa, 23 Februari 2021 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Saat manusia memperhatikan, para Paus Pembunuh ini mencoba berulang kali untuk meraih sirip punggung Paus Bungkuk untuk membalikkan korbannya dan menenggelamkannya.
Taktik membalik-dan-tenggelam sering berhasil pada anak paus dan anakan, kata Sharp. Tetapi pejantan muda itu terlalu kuat dan besar bagi Paus Pembunuh untuk menggerakkannya. Paus Bungkuk langsung menuju perahu, berlindung di bawahnya selama hampir satu jam.
Saat Paus Pembunuh berputar, berharap mendapat kesempatan lain menyerang Paus Bungkuk, keributan itu menarik sekelompok 50 Paus Pilot dan sekelompok Hiu Banteng. Akhirnya, banyak dari anggota kelompok itu pergi.
Enam Paus Pembunuh lainnya menunggu sekitar 300 meter dari perahu sampai si Paus Bungkuk memutuskan untuk menghentikannya. Paus Pembunuh terbesar, seekor jantan seberat 8.980 kilogram yang dijuluki El Notcho oleh pengamat paus di daerah itu, mencoba menabrak korbannya dan mematahkan rahangnya. "Serangan itu tidak mengganggunya," kata Sharp kepada Herald seperti disitas Live Science.
Saat itulah para Paus Pembunuh menyerah dan Paus Bungkuk melesat menuju pantai. "Mereka memang mengambil sirip (punggungnya), tapi cambuk ekor dan sirip dada semuanya baik-baik saja, yang penting," kata Sharp.
Taktik membalik-dan-tenggelam sering berhasil pada anak paus dan anakan, kata Sharp. Tetapi pejantan muda itu terlalu kuat dan besar bagi Paus Pembunuh untuk menggerakkannya. Paus Bungkuk langsung menuju perahu, berlindung di bawahnya selama hampir satu jam.
Saat Paus Pembunuh berputar, berharap mendapat kesempatan lain menyerang Paus Bungkuk, keributan itu menarik sekelompok 50 Paus Pilot dan sekelompok Hiu Banteng. Akhirnya, banyak dari anggota kelompok itu pergi.
Enam Paus Pembunuh lainnya menunggu sekitar 300 meter dari perahu sampai si Paus Bungkuk memutuskan untuk menghentikannya. Paus Pembunuh terbesar, seekor jantan seberat 8.980 kilogram yang dijuluki El Notcho oleh pengamat paus di daerah itu, mencoba menabrak korbannya dan mematahkan rahangnya. "Serangan itu tidak mengganggunya," kata Sharp kepada Herald seperti disitas Live Science.
Saat itulah para Paus Pembunuh menyerah dan Paus Bungkuk melesat menuju pantai. "Mereka memang mengambil sirip (punggungnya), tapi cambuk ekor dan sirip dada semuanya baik-baik saja, yang penting," kata Sharp.
Lihat Juga :