Helikopter Ingenuity Kontak Bumi Setelah Mendarat di Mars
Senin, 22 Februari 2021 - 20:22 WIB
loading...
A
A
A
Ingenuity mendapatkan kekuatannya dari Perseverance sejak saat ini, tetapi begitu penjelajah melepaskan helikopter, pesawat tak berawak akan mengisi daya sendiri sepenuhnya menggunakan panel surya.
"Setelah Perseverance menyebarkan Ingenuity ke permukaan, helikopter kemudian akan menjalani jendela uji terbang eksperimental 30 hari Mars (31 hari Bumi)," kata JPL dalam sebuah pernyataan.
Satu hari Mars atau "sol" adalah 24 jam dan 37 menit, dibandingkan dengan 24 jam di Bumi, dan pengontrol beroperasi di waktu Mars untuk 90 sol pertama dari misi tersebut.
"Jika Ingenuity selamat dari malam pertama Mars yang mendinginkan tulang -di mana suhu turun serendah minus 130 derajat Fahrenheit (minus 90 derajat Celcius) -tim akan melanjutkan penerbangan pertama sebuah pesawat di dunia lain," tambah JPL. "Jika Ingenuity berhasil lepas landas dan melayang selama penerbangan pertamanya, maka lebih dari 90% tujuan proyek akan tercapai. Jika helikopter mendarat dengan sukses dan tetap dapat beroperasi, hingga empat penerbangan lagi dapat dicoba, masing-masing membangun kesuksesan dari yang terakhir," papar JPL.
Penerbangan Ingenuity dapat merintis generasi baru penjelajah Mars menjulang tinggi yang bekerja secara mandiri, atau berdampingan dengan misi pendaratan manusia di masa depan. Drone terbang di Mars bisa mengintai di depan penjelajah untuk merencanakan rute terbaik, atau melayang di atas medan berbahaya untuk melakukan studi ilmiah, di antara aplikasi lainnya. Baca juga: Pemerintah Bentuk Tim untuk Kaji Pasal Karet UU ITE
"Setelah Perseverance menyebarkan Ingenuity ke permukaan, helikopter kemudian akan menjalani jendela uji terbang eksperimental 30 hari Mars (31 hari Bumi)," kata JPL dalam sebuah pernyataan.
Satu hari Mars atau "sol" adalah 24 jam dan 37 menit, dibandingkan dengan 24 jam di Bumi, dan pengontrol beroperasi di waktu Mars untuk 90 sol pertama dari misi tersebut.
"Jika Ingenuity selamat dari malam pertama Mars yang mendinginkan tulang -di mana suhu turun serendah minus 130 derajat Fahrenheit (minus 90 derajat Celcius) -tim akan melanjutkan penerbangan pertama sebuah pesawat di dunia lain," tambah JPL. "Jika Ingenuity berhasil lepas landas dan melayang selama penerbangan pertamanya, maka lebih dari 90% tujuan proyek akan tercapai. Jika helikopter mendarat dengan sukses dan tetap dapat beroperasi, hingga empat penerbangan lagi dapat dicoba, masing-masing membangun kesuksesan dari yang terakhir," papar JPL.
Penerbangan Ingenuity dapat merintis generasi baru penjelajah Mars menjulang tinggi yang bekerja secara mandiri, atau berdampingan dengan misi pendaratan manusia di masa depan. Drone terbang di Mars bisa mengintai di depan penjelajah untuk merencanakan rute terbaik, atau melayang di atas medan berbahaya untuk melakukan studi ilmiah, di antara aplikasi lainnya. Baca juga: Pemerintah Bentuk Tim untuk Kaji Pasal Karet UU ITE
(iqb)
Lihat Juga :