Ini Nasib Akun Anda Jika Tak Setujui Aturan Privasi Baru WhatsApp

Sabtu, 20 Februari 2021 - 23:39 WIB
loading...
Ini Nasib Akun Anda...
WhatsApp menjelaskan apa yang akan terjadi jika Anda tidak menyetujui aturan privasi baru mereka. Foto/Ist
A A A
MENLO PARK - WhatsApp di bulan Januari 2021 menimbulkan reaksi besar dari para penggunanya setelah mengumumkan akan memaksa penggunanya menyetujui syarat dan ketentuan baru untuk kebijakan privasinya .

Laman GSM Arena mengutarakan, kata-kata yang diperbarui membuat penggunanya berpikir Facebook akan mendapatkan konten obrolan mereka, atau sesuatu seperti itu. Asumsi ini sebenarnya salah dan itu hanya terjadi untuk Facebook Messenger, dan lucunya tidak pernah ada reaksi balik tentang layanan tersebut. Baca juga: WhatsApp akan Tempuh Cara Baru untuk Meluruskan Kabar Miring Terkait Aturannya

Bagaimanapun, setelah dunia maya "meledak" dan orang-orang mulai pindah ke layanan seperti Telegram, yang sebenarnya kurang aman privasi daripada WhatsApp (jika kita berbicara tentang akses ke konten pesan Anda), perusahaan milik Facebook itu menunda pemberlakuan aturan perubahan tersebut ke tanggal 15 Mei 2021. Kebijakan baru ini awalnya akan mulai berlaku pada 8 Februari lalu.

Anda pasti bertanya-tanya apa yang terjadi jika, pada Mei nanti, pengguna tetap tidak menyetujui syarat dan ketentuan baru itu. Hari ini, WhatsApp menjelaskan hal tersebut.

WhatsApp menjelaskan, jika Anda menolak persyaratan baru setelah tanggal 15 Mei, selama beberapa pekan, Anda masih dapat menerima panggilan dan pemberitahuan, tetapi tidak dapat membaca atau mengirim pesan dari aplikasi.

Tidak jelas apa yang terjadi setelah itu, tapi WhatsApp memiliki kebijakan baru untuk menghapus akun yang tidak aktif selama 120 hari. Dan Anda dapat dihitung sanksi seperti itu jika menolak persyaratan baru.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, WhatsApp telah berbagi metadata dengan Facebook selama bertahun-tahun, satu-satunya hal baru yang akan dikirim kembali ke induk setelah pembaruan ini adalah pembayaran dan data transaksi, untuk membantu Facebook menargetkan iklan dengan lebih baik kepada Anda di berbagai layanannya. Pembayaran dan transaksi melalui WhatsApp bahkan bukan apa-apa di kebanyakan tempat.

Atau jika Anda sangat membenci Facebook, mungkin ada baiknya berhenti menggunakan Messenger dulu -yang tidak memiliki obrolan terenkripsi ujung ke ujung secara default. Baca juga: Dua Musuh AS, Huawei dan ZTE, Bantu China Pimpin Dunia di Teknologi 6G
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Penting bagi Literasi,...
Penting bagi Literasi, Mahasiswa Ajak Wikipedia Ikuti Aturan Perlindungan Data di Indonesia
Dewi Perssik Polisikan...
Dewi Perssik Polisikan Akun Facebook Pencatut Nama, Terancam 10 Tahun Penjara
Diduga Bocorkan Nomor...
Diduga Bocorkan Nomor WA, Dokter Detektif Dilaporkan Shella Saukia: Kasus Kini Disidik Polisi
Rekomendasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
Rudal Oreshnik Rusia...
Rudal Oreshnik Rusia Tak Bisa Dicegat, Nasib Ukraina Mencemaskan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved