Wakil Indonesia Berbicara Tantangan Fisik Mental ONE Championship Edition

Kamis, 18 Februari 2021 - 08:37 WIB
loading...
Wakil Indonesia Berbicara Tantangan Fisik Mental ONE Championship Edition
Kandidat Indonesia, Paulina Purnomowati, yang berkesempatan ikut The Apprentice: ONE Championship Edition. Foto/Ist
A A A
SINGAPURA - Serial reality show televisi " The Apprentice: ONE Championship Edition " akan banyak bicara desas-desus yang berpusat pada berbagai tantangan bisnis dan atletik. Namun, jelas ada aspek mental dan fisik yang sangat besar dalam pertunjukan yang tak dapat diprediksi. Baca juga Facebook Bakal Batasi Konten Politik, Salah Satunya di Indonesia

Menjadi bagian dari acara reality show TV menegangkan dapat menimbulkan beban berat bagi pikiran dan tubuh. Untuk kandidat Indonesia, Paulina Purnomowati, meluangkan waktu setiap pagi untuk merenung dan berhubungan kembali dengan batinnya membuat dirinya sedikit lebih mudah dalam menjalani tantangan setiap hari.

“Saya adalah orang yang suka berpetualang, jadi secara mental, saya selalu siap untuk petualangan apapun, termasuk The Apprentice: ONE Championship Edition. Saya juga bermeditasi,” kata Paulina.

Dia melakukannya dalam bentuk meditasi sederhana dan meditasi tari. Ini membantu Paulina menjadi tenang dan solid dari dalam dan percaya diri.

"Di lokasi syuting, selama syuting tidak peduli seberapa awal waktu panggilan saya, saya selalu menyediakan waktu untuk bermeditasi dan berdoa. Saya mendapat kamar yang menghadap ke laut dan Matahari terbit, itu membantu saya untuk bermeditasi dan berdoa. Ini benar-benar kunci bagi saya untuk mengawali hari ini,” paparnya.

Paulina adalah salah satu dari 16 kandidat yang lolos dan diundang untuk berpartisipasi dalam musim perdana "The Apprentice: ONE Championship Edition" di Singapura.

Spin-off ini disebut-sebut sebagai versi terberat dalam sejarah pertunjukan, terdiri dari tantangan bisnis, dan untuk pertama kalinya, tantangan fisik dan atletik. Waralaba itu sendiri telah mengudara di lebih dari 120 negara di seluruh dunia.

Ketika mendapat kabar akan menjadi salah satu kandidat, Paulina segera mulai mempersiapkan fisik dan pikirannya untuk tugas-tugas luar biasa dihadapannya. “Saya fokus untuk meningkatkan ketahanan dan kekuatan saya dengan berlari tiga hingga lima kilometer setiap pagi sebelum bekerja. Saya tidak tahu tantangan fisik seperti apa yang akan saya hadapi, tetapi saya khawatir jika akan ada tantangan seni bela diri. Saya belum pernah melakukan itu sebelumnya,” kata Paulina.

Dia tahu kekuatannya ada pada ketangkasan, fleksibilitas, dan daya tahan. "Saya seorang triatlon, pemain softball, dan atlet senam saat kecil. Apa pun yang berkaitan dengan kecepatan dan kelincahan, saya cukup yakin. Tapi tidak terlalu kuat dalam bertarung,” ujar pemegang gelar MBA dalam Bisnis Internasional & Pemasaran dari Northeastern University di Boston, Massachusetts.

Dia memiliki pengalaman yang luas dalam bisnis setelah memegang posisi kepemimpinan kunci di beberapa perusahaan besar. Untuk diketahui, musim pertama ONE Championship menampilkan reality show perdana pada bulan Maret dan terdiri dari 13 episode. Baca juga: Setelah Sinovac, Vaksin COVID-19 Anhui Asal Tiongkok Juga Uji Klinis Fase 3 di Indonesia
(iqb)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1503 seconds (10.55#12.26)