Diduga Plagiat, Ubisoft Gugat Google dan Apple

Minggu, 17 Mei 2020 - 16:57 WIB
loading...
Diduga Plagiat, Ubisoft...
Game berjudul Tom Clancy’s Rainbow Six: Siege (R6S) sangat populer di dunia.
A A A
NEW YORK - Ubisoft melayangkan gugatan kepada Google dan Apple terkait hak cipta, lantaran dianggap melakukan plagiat dari salah satu game unggulannya, berjudul Tom Clancy’s Rainbow Six: Siege (R6S).

Game multiplayer itu sangat populer di dunia. Dengan gameplay taktikal dan tingkat kesulitan yang cukup tinggi, setiap pemain R6S harus berpikir keras di setiap pertandingan, agar bisa memenangkan simulasi penyergapan anti-terorisme di dalamnya. (Baca juga: Inilah Barisan Handphone Layar Lipat Keluaran 2019-2020 )

Mengutip dari Bloomberg, Minggu (17/5/2020), pengembang game asal Prancis itu dibuat gusar, karena Google dan Apple telah menjual game berjudul Area F2. Di dalam game tersebut, banyak sekali elemen yang serupa dengan R6S.

Area F2 merupakan game shooter untuk mobile, hasil besutan perusahaan dari Alibaba Group Holdings, bernama Ejoy. Nyaris semua map, operator, UI, dan kemampuannya sama persis dengan game R6S.

Ubisoft mengajukan pengaduannya kepada pengadilan federal di Los Angeles. Sejak tuntutan tersebut diajukan, Ubisoft telah menjelaskan kepada Google dan Apple, bahwa Area F2 telah melanggar hak cipta. Namun, kedua perusahaan tak segera menghapus game tersebut dari masing-masing store miliknya. (Baca juga: Lebih Tahan Banting, Honor X10 Gunakan Kamera Pop-up Dual-Rail )

Di sisi lain, perwakilan Google tidak mau memberikan komentar terkait gugatan tersebut. Kebungkaman juga dilakukan oleh Apple, serta Alibaba sebagai pembuat game.

(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Game Mobile Action RPG...
Game Mobile Action RPG ‘The God of Highschool Legends’ Dirilis, GAMES+ Bidik Jadi Publisher Terkemuka
Higgs Games Island Jadi...
Higgs Games Island Jadi Hiburan Harian, Domino Jadi Permainan Favorit
Platform Top Up Game...
Platform Top Up Game Lokal VCGamers Tawarkan Solusi Harga Lebih Terjangkau
Liga Berbasis Tim Jadi...
Liga Berbasis Tim Jadi Langkah Awal Penguatan Ekosistem Roblox
7 Alasan Kenapa Top...
7 Alasan Kenapa Top Up Game Official Mobile Legends Lebih Aman
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Penerapan Rating IGRS...
Penerapan Rating IGRS Ditunda Sementara, Komdigi: Masih Tunggu Hasil Investigasi
Rekomendasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Berita Terkini
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved