Ilmuwan Planet Rilis Peta Baru, Ternyata di Bawah Permukaan Mars Banyak Es

Rabu, 10 Februari 2021 - 08:39 WIB
loading...
Ilmuwan Planet Rilis...
Ilmuwan planet telah merilis peta baru Mars untuk mengidentifikasi kemungkinan lokasi endapan es yang signifikan di bawah permukaannya. Foto/NASA
A A A
JAKARTA - Ilmuwan planet telah merilis peta baru Mars untuk mengidentifikasi kemungkinan lokasi endapan es yang signifikan di bawah permukaannya. Saat ini Planet Merah adalah gurun kering yang sangat dingin, tetapi di masa lampau, planet ini tertutup air dan sebagian dari air itu masih ada di bawah permukaan.

Peta baru yang diterbitkan di Nature Astronomy, menggabungkan kumpulan data orbital dari Mars Reconnaissance Orbiter NASA, Mars Odyssey, dan Mars Global Surveyor. Data diolah kembali dengan teknik komputasi baru, dan dengan itu, tim menyampaikan studi Subsurface Water Ice Mapping (SWIM). (Baca: Pesawat Tianwen-1 China Merilis Gambar pertama Planet Mars)

Peta tersebut menunjukkan endapan es yang tersebar luas serendah 30 derajat lintang Utara, tetapi distribusinya tidak sama di seluruh planet sampai sekitar 50 derajat. Endapan es tersebar di berbagai kedalaman mulai beberapa sentimeter hingga di kedalaman satu kilometer.

Dr Gareth Morgan, dari Planetary Science Institute mengatakan, tujuan SWIM adalah menyediakan peta potensi endapan es terkubur untuk mendukung pemilihan lokasi pendaratan manusia.

Es adalah sumber daya penting yang memiliki banyak kegunaan, seperti air untuk konsumsi manusia, menanam tanaman untuk makanan, dan untuk menghasilkan bahan bakar metana dan udara untuk bernapas. "Tapi yang paling penting adalah menyediakan bahan bakar untuk perjalanan pulang ke Bumi," katanya seperti dikutip IFL Science. (Baca juga: Dianggap Mitos, Arkeolog Temukan Bukti Prajurit Wanita Amazon Benar-benar Ada)

Penyediaan bahan bakar untuk misi pergi dan pulang ke Mars tidak mungkin dilakukan mengingat tidak ada yang bisa dieksploitasi di Mars untuk bahan bakar. Keberadaan es bisa menjadi sumber daya yang penting jika penjelajah masa depan harus membuat bahan bakar di Mars.

"Tentu saja, mengantarkan manusia ke Mars dengan aman dan memastikan kelangsungan hidup mereka membutuhkan banyak pertimbangan lain di luar pemanfaatan sumber daya air, termasuk keselamatan lokasi pendaratan dan spesifikasi matahari dan termal," kata Morgan. (Baca juga: 3 Data Ini Wajib Disiapkan untuk Daftar KIP Kuliah)

Dengan pembuatan peta baru Mars ini, Morgan mengatakan, hanya memberikan perspektif hemispheric dari distribusi es untuk mendukung studi lokasi pendaratan awal dan memungkinkan misi ruang angkasa menjelajahi berbagai permukaan Mars yang terdapat es di bawahnya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Celestis Tawarkan Pemakaman...
Celestis Tawarkan Pemakaman di Mars pada Tahun 2030
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Baru Kehidupan di Mars
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Mengapa Manusia Tak...
Mengapa Manusia Tak ke Bulan Lagi setelah Lebih dari 50 Tahun? Ini Jawabannya
ASSI Tekankan Pentingnya...
ASSI Tekankan Pentingnya Jaga Kedaulatan Teknologi Ruang Angkasa Indonesia
Rekomendasi
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Mars Terdeteksi Miliki...
Mars Terdeteksi Miliki Cadangan Air, Tersembunyi di Bawah Ngarai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved