Dianggap Mitos, Arkeolog Temukan Bukti Prajurit Wanita Amazon Benar-benar Ada

Selasa, 09 Februari 2021 - 16:13 WIB
loading...
Dianggap Mitos, Arkeolog...
Ilustrasi prajurit wanita Amazon. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Sebelumnya sejarawan modern berasumsi bahwa prajurit wanita Amazon, yang pertama kali didokumentasikan oleh penyair Homer pada abad kedelapan SM, adalah cerita fiksi. Kemudian, pada 1990-an, para arkeolog mulai mengidentifikasi kerangka wanita kuno yang terkubur di kuburan prajurit di wilayah yang sama.

Menurut Peneliti di Departemen Klasik dan Program Sejarah Sains di Universitas Stanford, Adrienne Mayor, beberapa kerangka wanita ditemukan dengan luka bekas pertempuran, seperti mata panah tertanam di tulang mereka. Mereka dikuburkan dengan senjata yang dipakai oleh para wanita perkasa ini. (Baca: Arkeolog Temukan Reruntuhan Kuil dan Benteng Romawi Kuno di Mesir)

"Berkat arkeologi, kami sekarang tahu bahwa mitos prajurit wanita Amazon, yang pernah dianggap fiksi, ternyata berisi data detail dan akurat tentang wanita nomaden Stepa, yang merupakan rekan historis dari mitos Amazon," kata Mayor, yang juga penulis "The Amazons: Lives and Legends of Warrior Women Across the Ancient World "(Princeton University Press, 2014) kepada Live Science.

Prajurit nomaden ini adalah bagian dari kelompok suku kuno yang dikenal sebagai orang Skit yang dikenal ahli menunggang kuda dan memanah. Mereka tinggal di wilayah yang luas di padang rumput Eurasia, membentang dari Laut Hitam hingga Cina, dari sekitar 700 SM hingga tahun 500 M.

Scythians adalah orang-orang yang keras dan memiliki reputasi sebagai tukang mabuk. Tak hanya minum anggur, mereka juga meminum susu kuda yang difermentasi agar bisa mabuk berat. Mayat beku dari mumi Scythians yang diawetkan di permafrost mengungkapkan bahwa mereka gemar mentato tubuhnya. (Baca juga: Mengenal Teknologi Canggih Pencegah Banjir di Negara Maju)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rahasia di Balik Simbol...
Rahasia di Balik Simbol @ Berasal dari Tahun 1536
Benda Berusia 40.000...
Benda Berusia 40.000 Tahun Ungkap Asal-usul Tulisan Lebih Awal dari yang Diperkirakan
Kuil Yunani Ribuan Tahun...
Kuil Yunani Ribuan Tahun Ditemukan dengan Harta Karun Tak Ternilai
Megah dan Mengerikan:...
Megah dan Mengerikan: Sarang Laba-laba Terbesar di Dunia Ditemukan Membentang 106 Meter di Bawah Tanah
Makam Misterius Menyimpan...
Makam Misterius Menyimpan Vampir Pertama Ditemukan
Makam Berusia 1.800...
Makam Berusia 1.800 Tahun dengan Harta Karun Langka Ditemukan
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, Soeharto Berhenti dari Jabatan Presiden
Rekomendasi
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Pakar UFO Temukan Bukti...
Pakar UFO Temukan Bukti Ada Pangkalan Alien di Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved