Microsoft Restui Google Bayar Konten Berita

Senin, 08 Februari 2021 - 07:01 WIB
loading...
Microsoft Restui Google...
Ilustrasi Google. FOTO/ Ist
A A A
SYDNEY - Microsoft mendukung rencana Australia untuk membuat platform digital agar Google, membayar konten berita.

Microsoft mengatakan akan membantu bisnis -bisnis berskala kecil mentransfer iklan mereka ke Bing jika Google keluar dari negara tersebut.

Microsoft sedang berusaha meningkatkan pangsa pasar bagi mesin pencarinya, Bing, setelah seorang eksekutif Google mengatakan pada sidang Senat bulan lalu bahwa mereka kemungkinan akan membuat mesin pencari Google tidak tersedia di Australia jika pemerintah meneruskan usahanya untuk membuat rancangan undang-undang yang akan membuat raksasa teknologi itu membayar konten berita.

(Baca juga: Gawat, Es di Antartika Mencair dengan Cara Tak Biasa)

Presiden Microsoft Brad Smith mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia dan CEO Microsoft Satya Nadella telah memberi tahu Perdana Menteri Scott Morrison dan Menteri Komunikasi Paul Fletcher dalam pertemuan online minggu lalu bahwa Microsoft sepenuhnya mendukung apa yang disebut Pedoman Tawar-Menawar Media Berita.

Baca juga: Persingkat Perjalanan ke Mars, NASA Lirik Teknologi Nuklir untuk Roket Antariksa)

Morrison pekan ini mengukuhkan bahwa ia telah berbicara dengan Nadella tentang Bing yang menggantikan Google di Australia. Ia mengatakan, Microsoft cukup yakin bahwa situasi di Australia tidak akan lebih buruk tanpa kehadiran Google.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Rekomendasi
Bongkar: Debi Ceper...
Bongkar: Debi Ceper Beberkan Alasan Tetap Bertahan di Dunia Hiburan
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved