Snapchat Khawatir Bisnis Iklannya Merosot Karena Aturan Baru Apple

Jum'at, 05 Februari 2021 - 16:28 WIB
loading...
Snapchat Khawatir Bisnis...
Ilustrasi Snapchat. FOTO/ IST
A A A
CALIFORNIA - Snap, perusahaan induk Snapchat, memperingatkan bahwa pembaruan privasi Apple yang akan datang dapat membuat perusahaan kesulitan untuk meraup pendapatan dari iklan.

Baca juga: COVID-19 di Kabupaten Bogor Meningkat, Ade Yasin: Mungkin Masyarakat Jenuh

Bahkan mereka melaporkan hasil kuartal keempat 2020 tidak sesuai dengan ekspektasi analis. Perusahaan juga mengatakan beberapa pengiklan telah menjeda kampanye dalam dua minggu pertama Januari setelah kerusuhan mematikan di Capitol AS pada 6 Januari.

CFO Snap, Derek Andersen, mengatakan perubahan aturan di Apple iOS 14 akan membawa risiko interupsi permintaan iklan, meskipun belum ada gambaran jelas seperti apa dampak jangka panjang terhadap bisnis iklan, demikian dikutip dari Cnet, Jumat (5/2/2021).

Apple berencana untuk merilis fitur privasi baru pada kuartal pertama yang mengharuskan pengguna untuk memilih aplikasi yang mengumpulkan data mereka dari aplikasi dan situs web perusahaan lain.

Perusahaan berbasis di Cupertino itu mengatakan sedang membuat perubahan pada sistem operasi seluler mereka dengan tujuan tunuk memberi pengguna lebih banyak kendali atas data mereka.

Jejaring sosial, termasuk Facebook, telah menyatakan bahwa perubahan tersebut akan memengaruhi kemampuan pengiklan untuk menjangkau pelanggan dengan iklan bertarget.

Perubahan aturan A pple ini dinilai soal "keuntungan bukan privasi" karena jika aplikasi lebih banyak beralih ke pembelian dalam aplikasi, pembuat ponsel pintar akan mendapatkan lebih banyak uang dari biaya.

Snap, di sisi lain, menyatakan dukungan untuk perubahan Apple yang akan datang.
Baca juga:Duh! Sri Mulyani Pangkas Insentif Nakes hingga 50%

"Mengenai beberapa perubahan kebijakan yang diberitahukan Apple kepada Anda, kami benar-benar menganggap mereka sebagai orang-orang berintegritas tinggi dan kami senang melihat mereka membuat keputusan yang tepat untuk pelanggan mereka," kata CEO Snap Evan Spiegel.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
DAMAC Digital Siap Jadikan...
DAMAC Digital Siap Jadikan Indonesia Kekuatan Digital Baru Asia
China Terbitkan Regulasi...
China Terbitkan Regulasi untuk Mengatur Harga Platform Internet
Prancis Selidiki TikTok...
Prancis Selidiki TikTok Soal Dugaan Perubahan Mental Pengguna Anak-anak
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berita Terkini
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved