Bukti Pembantaian di Kamp Nazi Sobibor Polandia Ditemukan
Jum'at, 05 Februari 2021 - 08:32 WIB
loading...
Tanda identitas milik David Jacob (Deddie) Zak, 8 tahun, ditemukan di kamp kematian Sobibor. Foto/Yoram Haimi
A
A
A
SOBIBOR - Para arkeolog telah menemukan tanda identitas dari empat anak yang dibunuh oleh Nazi di kamp kematian Sobibor di Polandia timur. Peneliyi juga menemukan kamar gas seluas 350 meter persegi dengan delapan kamar yang setiap kamarnya bisa menampung 800 orang.
Menurut Yoram Haimi, seorang arkeolog di Israel Antiquities Authority, identitas anak-anak yang terbuat dari logam ini kemungkinan diberikan orang tua kepada anak-anaknya. Orang tua mungkin berharap tanda ID akan membantu anak-anak dikembalikan ke rumah. (Baca: 5 Peristiwa Genosida Paling kejam Dalam Sejarah Modern)
"Setiap artefak kecil yang kami miliki membawa sebuah cerita. Ini adalah kisah mereka yang datang ke Sobibor," kata Haimi, yang pamannya terbunuh di kamp tersebut, kepada Live Science.
Sobibor terhubung ke jalur kereta api yang membawa orang-orang Yahudi dari seluruh Eropa, dan di dekat platform kereta api kamp itulah Haimi dan rekan-rekannya menemukan label tersebut. Label pertama yang ditemukan milik Lea Judith De La Penha berusia 6 tahun yang terbunuh pada tahun 1943.
Penggalian mereka juga menemukan kamar gas kamp seluas 350 meter persegi dengan delapan kamar. "Kami dapat mengatakan bahwa setiap kali Anda dapat memasukkan antara 800 hingga 900 orang di kamar gas ini, nyalakan motor tangki dan bunuh dalam 10 menit 900 orang. Itu pabrik pembunuhan," kata Haimi. (Baca juga: Sisa-sisa Masjid yang Dibangun Setelah Wafatnya Nabi Muhammad Ditemukan di Israel)
Menurut Yoram Haimi, seorang arkeolog di Israel Antiquities Authority, identitas anak-anak yang terbuat dari logam ini kemungkinan diberikan orang tua kepada anak-anaknya. Orang tua mungkin berharap tanda ID akan membantu anak-anak dikembalikan ke rumah. (Baca: 5 Peristiwa Genosida Paling kejam Dalam Sejarah Modern)
"Setiap artefak kecil yang kami miliki membawa sebuah cerita. Ini adalah kisah mereka yang datang ke Sobibor," kata Haimi, yang pamannya terbunuh di kamp tersebut, kepada Live Science.
Sobibor terhubung ke jalur kereta api yang membawa orang-orang Yahudi dari seluruh Eropa, dan di dekat platform kereta api kamp itulah Haimi dan rekan-rekannya menemukan label tersebut. Label pertama yang ditemukan milik Lea Judith De La Penha berusia 6 tahun yang terbunuh pada tahun 1943.
Penggalian mereka juga menemukan kamar gas kamp seluas 350 meter persegi dengan delapan kamar. "Kami dapat mengatakan bahwa setiap kali Anda dapat memasukkan antara 800 hingga 900 orang di kamar gas ini, nyalakan motor tangki dan bunuh dalam 10 menit 900 orang. Itu pabrik pembunuhan," kata Haimi. (Baca juga: Sisa-sisa Masjid yang Dibangun Setelah Wafatnya Nabi Muhammad Ditemukan di Israel)
Lihat Juga :