Google Bangun Chipset Sendiri untuk Saingi Qualcomm

Jum'at, 17 April 2020 - 17:03 WIB
loading...
Google Bangun Chipset...
Google dibantu Samsung akan memproduksi chipset yang diperuntukkan bagi handphone-nya sendiri, Pixel. Foto/Ist
A A A
MOUNTAIN VIEW - Google rupanya sedang membuat langkah baru. Kini raksasa teknologi itu dikabarkan sedang mengembangkan chipset atau prosesornya sendiri untuk memperkuat smartphone miliknya, Pixel.

Menurut laporan dari Axios yang dikutip dari Tech Radar, Jumat (17/4/2020), prosesor ini bakal debut di handphone terbarunya pada awal tahun depan. Jika benar, prosesor dari Google ini disebut akan menjadi pesaing kuat pemain chipset lain seperti Qualcomm.

Chip dengan kode nama Whitechapel diduga akan diproduksi dengan teknologi 5nm Samsung dan fitur prosesor ARM 8-core. Chipset juga akan memiliki perangkat keras yang dioptimalkan untuk bekerja dengan teknologi pembelajaran mesin Google dan juga Google Assistant.

Selain ditujukan untuk Pixel, laporan itu mengatakan bahwa 'versi berikutnya' dari chip tersebut akan digunakan untuk Chromebook. Bahkan Google dilaporkan juga telah mempekerjakan desainer chipset dari Intel dan Qualcomm untuk mengembangkan perangkat itu.

Jika benar, maka pemain chipset di dunia akan bertambah. Sebelumnya industri seluler sudah dipasok oleh Samsung, Intel, Huawei, Qualcoom, MediaTek, dan Apple.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Risiko Pakai Charger...
Risiko Pakai Charger Murah Buatan China dengan Daya Tinggi
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
Rekomendasi
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Berita Terkini
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved