Ini Misi Ruang Angkasa yang Menewaskan Astronautnya
Kamis, 04 Februari 2021 - 16:06 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Penjelajahan luar angkasa , di mana manusia memutuskan untuk mencari jawaban mengenai kehidupan di luar planet Bumi memiliki resiko yang sangat tinggi. Meluncurkan misi luar angkasa melewati atmosfer Bumi dan kembali lagi merupakan misi yang sangat berbahaya.
Dunia telah menyaksikan betapa berbahayanya perjalanan luar angkasa dan eksplorasi ruang angkasa yang pernah dilakukan manusia. Jika kita perlu menemukan lapisan perak, kita bisa, jika kita menyadari bahwa kecelakaan ini sangat jarang dan bahwa misi luar angkasa dilakukan dengan tingkat keamanan tertinggi dalam pikiran.
1. Kecelakaan Soyuz 1 Tahun 1967
![Ini Misi Ruang Angkasa yang Menewaskan Astronautnya]()
Astronaut pertama yang meninggal karena kesalahan penerbangan luar angkasa adalah Vladimir Komarov. Dia juga orang pertama yang pergi ke luar angkasa dua kali, tetapi ekspedisi keduanya mengorbankan nyawanya. Misi Soyuz 1 memiliki rencana besar untuk Komarov yang akan menjadikan Rusia orang pertama yang berhasil mendaratkan kendaraan di permukaan Bulan. (Baca: Bumi Akan Kehilangan Bulan kedua untuk Selamanya)
Namun terjadi kesalahan teknis dimana kontrol misi tidak memperhatikan bagaimana salah satu panel surya, yang penting untuk menyediakan daya ke pesawat ulang-alik, tidak terpasang dengan benar. Komarov mengalami kesulitan navigasi, dan misi ke Bulan dibatalkan.
Dunia telah menyaksikan betapa berbahayanya perjalanan luar angkasa dan eksplorasi ruang angkasa yang pernah dilakukan manusia. Jika kita perlu menemukan lapisan perak, kita bisa, jika kita menyadari bahwa kecelakaan ini sangat jarang dan bahwa misi luar angkasa dilakukan dengan tingkat keamanan tertinggi dalam pikiran.
1. Kecelakaan Soyuz 1 Tahun 1967

Astronaut pertama yang meninggal karena kesalahan penerbangan luar angkasa adalah Vladimir Komarov. Dia juga orang pertama yang pergi ke luar angkasa dua kali, tetapi ekspedisi keduanya mengorbankan nyawanya. Misi Soyuz 1 memiliki rencana besar untuk Komarov yang akan menjadikan Rusia orang pertama yang berhasil mendaratkan kendaraan di permukaan Bulan. (Baca: Bumi Akan Kehilangan Bulan kedua untuk Selamanya)
Namun terjadi kesalahan teknis dimana kontrol misi tidak memperhatikan bagaimana salah satu panel surya, yang penting untuk menyediakan daya ke pesawat ulang-alik, tidak terpasang dengan benar. Komarov mengalami kesulitan navigasi, dan misi ke Bulan dibatalkan.
Lihat Juga :