ESA Teken Kontrak Pembuatan Modul Orion untuk Misi NASA ke Bulan

Rabu, 03 Februari 2021 - 08:29 WIB
loading...
ESA Teken Kontrak Pembuatan...
European Service Modules (ESMs) sedang membangun modul di Bremen, Jerman untuk misi NASA ke Bulan. Foto/Airbus
A A A
BREMEN - Eropa akan membangun tiga modul untuk kapsul awak Orion badan antariksa NASA untuk misi Artemis ke Bulan. Modul ini adalah bagian belakang kendaraan astronot Amerika, dalam menyediakan tenaga penggerak dan listrik, serta pasokan air dan oksigen yang mendukung kehidupan.

Kontrak yang diteken kemarin Selasa (2 Februari 2021) antara Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Airbus membuat jumlah total sekarang menjadi enam. Semua European Service Modules (ESMs) digunakan pada misi Artemis NASA. (Baca: Ilmuwan temukan Mineral Mars Terpendam di Dalam Es Antartika)

Artemis merupakan proyek lanjutan Apollo yang akan membawa astronot kembali berjalan di Bulan, serta mengoperasikan stasiun di orbit bulan yang disebut Gateway. Untuk pembatan modul tersebut, Airbus dan ESA mendapat kontrak senilai lebih dari USD 790 juta.

ESA Teken Kontrak Pembuatan Modul Orion untuk Misi NASA ke Bulan


ESM dirakit di Bremen, Jerman, sebelum dikirim ke Kennedy Space Center di Florida untuk diintegrasikan dengan kapsul awak itu sendiri. Kendaraan gabungan tersebut dirancang untuk diluncurkan dengan roket baru yang besar yang disebut Space Launch System (SLS).

Saat ini, roket baru sedang menjalani pengujian akhir, termasuk "tembakan statis" kedua dan mesinnya akhir bulan ini. Penembakan pertama, dilakukan pada bulan Januari, dibatalkan lebih awal ketika sensor mendeteksi parameter kerusakan pada sistem hidrolika inti. (Baca juga: Pantas Dingin, Musim Hujan Diperkirakan hingga Pertengahan 2021)

Jika tes ini sukses, itu akan membuka jalan bagi SLS untuk diluncurkan sebelum akhir tahun untuk misi Artemis-1. PAda misi ini, akan dikirim versi Orion / ESM tanpa awak di sekitar Bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Israel Bangun Pusat...
Israel Bangun Pusat Teknologi Antariksa di Gurun Negev
China Berencana Bangun...
China Berencana Bangun Kota di Luar Angkasa, Ini Persiapannya
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
BRIN Segera Memiliki...
BRIN Segera Memiliki Observatorium Nasional Terbaik di Asia
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Rekomendasi
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved