Deretan Aplikasi yang Sebaiknya Digunakan jika Melek Keamanan Privasi

Selasa, 02 Februari 2021 - 21:02 WIB
loading...
Deretan Aplikasi yang...
Ilustrasi pengguna WhatsApp. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Ada berbagai aplikasi perpesanan yang bisa beredar saat ini. WhatsApp tentu menjadi salah satu yang paling populer di antara daftar tersebut. Tetapi belakangan Telegram dan Signal perlahan mulai menanjak.

BACA JUGA - Ternyata, Bayaran Rossi pakai duit Rakyat Indonesia


Namun, isu keamanan masih menjadi konsentrasi terhadap aplikasi-aplikasi serupa. Memilih aplikasi yang tepat demi menjaga privasi data sepertinya belum terlalu mendapat perhatian.

Lembaga SAFEnet menyarankan beberapa kriteria aplikasi ideal yang harus dimiliki sebuah aplikasi perpesanan, yakni bersifat kode sumber terbuka (open source), terpercaya (teraudit), mature (stabil, dengan komunitas pengguna yang banyak dan pengembang yang responsif).

Selain itu, aplikasi juga harus user-friendly dalam penggunaan dan tampilan, multi-bahasa dengan dukungan lokalisasi bahasa, multi-platform (lintas OS seperti Mac, Windows, Linux, Android), dan terdapat dokumentasi aplikasi.

Dalam hal aplikasi perpesanan singkat, kurangnya privasi dan keamanan nyata pada layanan nama besar, telah mengakibatkan hadirnya pengembangan aplikasi perpesanan singkat yang baru dan lebih menghargai privasi dan keamanan.

"Perkembangan Ini bertujuan untuk menyediakan komunikasi yang benar-benar aman, bukan klaim saja," tulis SAFEnet melalui laman resminya, dikutip pada Selasa (2/2/2021).

Hingga pertengahan tahun 2021 ini, sudah banyak aplikasi yang cukup bisa dipertimbangkan untuk menggantikan aplikasi “ mainstream ” yang telah ada.

Hampir sama dalam semua hal tentang keamanan digital, karakteristik yang harus ada dalam aplikasi pesan yang aman adalah bebas dari ketergantungan pada perusahaan teknologi besar, terenkripsi penuh (E2EE), dukungan multi-platform, komunikasi multi-mode (suara, teks, video, apa pun), dan fitur-fitur tambahan yang membantu pengguna.

Dari sederet aplikasi perpesanan singkat yang ada, SAFEnet telah memeriksa privasi dan keamanan aplikasi pesan singkat yang digunakan oleh warganet. Namun ingatlah, tidak ada yang 100% aman.

"Yang kami periksa ini didasarkan hasil penilaian sewaktu yang hasilnya dapat berubah sewaktu-waktu seiring dengan perkembangan teknologi dan perbaikan dari aplikasi tersebut," tegas SAFEnet.

Berdasarkan pemeriksaan privasi dan keamanan data, SAFEnet melihat aplikasi apa saja yang melakukan enkripsi, baik penuh maupun juga pada lampiran, fitur penghancuran pesan, pendaftaran secara anonim, berkode terbuka, dan lainnya.

Aplikasi Wire, Threema, Wicker, dan Session, dinilai memenuhi pemeriksaan keamanan dan privasi. Namun ada juga aplikasi lain seperti Signal yang juga relatif aman.

Di dunia yang ideal, semua orang yang melek privasi akan menggunakan aplikasi perpesanan yang aman seperti Session, Signal atau Wickr untuk berkomunikasi.

Tetapi karena kalah popularitas, aplikasi yang sebenarnya kurang aman atau dipertanyakan privasinya seperti Facebook Messenger dan WhatsApp, kemungkinan besar masih dipakai luas.

Baca Juga: Harga Rokok Makin Mahal Per 1 Febuari, Cek Kenaikan Cukainya

Itulah sebabnya saat memilih aplikasi yang kurang aman harus menyadari resiko yang ada. Jika memilih untuk menggunakan aplikasi perpesanan yang kurang aman, pasanglah perlindungan VPN dan otentikasi dua langkah.

"Jaringan pribadi virtual mengenkripsi semua yang Anda lakukan online, termasuk pengiriman pesan serta tugas-tugas lain yang dapat memaparkan informasi pribadi sensitif Anda seperti belanja online dan perbankan," tandas SAFEnet.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Rekomendasi
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
Berita Terkini
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved