Mark Zuckberger Merasa Telegram dan Signal Bukan Pesaing Berat WhatsApp

Selasa, 02 Februari 2021 - 10:49 WIB
loading...
Mark Zuckberger Merasa...
Mark Zuckerberg, CEO sekaligus pendiri Facebook, mengindikasikan sikap yang tak terlalu khawatir dengan meningkatnya popularitas dua aplikasi pesaing WhatsApp itu. Foto/Ist
A A A
MENLO PARK - Tahun 2021 dibuka degan tidak menyenangkan bagi WhatsApp . Setelah mengeluarkan aturan privasi baru , aplikasi di bawah payung Facebook itu dihujani informasi miring.

Imbas kejadian itu membuat tak sedikit dari penggunannya angkat kaki dan beralih ke aplikasi serupa lainnya. Menurut Sensor Tower, jumlah unduhan WhatsApp di awal Januari tahun ini mengalami penurunan 11%. Baca juga: 28% Pengguna Bakal Tinggalkan WhatsApp Gara-gara Kebijakan Privasi Baru

WhatsApp tak tinggal diam. Berkali-kali perusahaan mengeluarkan pernyataan untuk meluruskan informasi yang kadung tersebar. Tapi apa daya, pengguna juga terlanjur bermigrasi ke aplikasi lain.

Belakangan, Telegram dan Signal digadang mampu menjadi pilihan pengganti WhatsApp. Angka unduhan kedua aplikasi itu berhasil meningkat cukup signifikan.

Kendati demikian, Mark Zuckerberg, CEO sekaligus pendiri Facebook, mengindikasikan sikap yang tak terlalu khawatir dengan meningkatnya popularitas dua aplikasi pesaing WhatsApp itu.

Zuckerberg mengaku dirinya justru lebih khawatir terhadap Apple. Memang terdengar membingungkan, sebab kedua perusahaan teknologi raksasa ini memiliki model bisnis yang berbeda.

Mengutip dari India Today, Selasa (2/2/2021), kekhawatiran Zuckerberg ternyata muncul akibat iMessages yang menjadi fitur bawaan di perangkat buatan Apple. Ia merasa iMessages merupakan pesain utama Apple.

Karena, WhatsApp dan aplikasi perpesanan sejenisnya tak terlalu menarik minat warga di Amerika Serikat. Di sana, mereka lebih suka menggunakan fitur bawaan di perangkat, seperti iMessages.

Karena iPhone sudah dibekali dengan iMessage, pengguna tidak perlu repot-repot lagi untuk mengunduh aplikasi pesan instan lainnya di App Store. "iMessage sudah terpasang di setiap iPhone. Itulah sebabnya iMessage jadi layanan pesan instan paling banyak digunakan di AS," kata Zuckerberg, dalam paparan kinerja perusahaan kuartal keempat 2020.

Sebelumnya, CEO Apple Tim Cook, pernah mengatakan bahwa saat ini pengguna aktif iPhone di seluruh dunia sudah lebih dari satu miliar. Tak heran, jika Zuckerberg merasa bahwa iMessage merupakan pesaing yang mengancaman dominasi WhatsApp.
Baca juga: Sebut Sebagai Pemuja Trump, Lusinan Mantan Pejabat Tinggalkan Partai Republik
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Bank Mandiri Tambah...
Bank Mandiri Tambah Fitur Kurban Digital di Aplikasi, Nasabah Bisa Pantau Distribusi
MotionBank Aplikasi...
MotionBank Aplikasi Perbankan Digital Bikin Transaksi Lebih Praktis
Rekomendasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved