Benarkah Ibu Hamil Bisa Menularkan Kekebalan Covid-19 kepada Bayinya?

Senin, 01 Februari 2021 - 09:29 WIB
loading...
A A A
Dalam studi baru, tim secara khusus menguji antibodi yang menempel pada protein lonjakan virus corona, struktur yang menempel di permukaan virus; antibodi yang dicari tim untuk semua menargetkan "domain pengikat reseptor" (RBD), bagian dari lonjakan yang mengikat langsung ke reseptor, atau pintu masuk, ke dalam sel. Antibodi RBD adalah yang paling penting untuk menetralkan virus corona. (Baca juga: Bumi Akan Kehilangan Bulan Kedua untuk Selamanya)

Tetapi tidak semua antibodi RBD dapat melewati plasenta, kata Muñoz-Rivas. Itu karena plasenta hanya memungkinkan antibodi tertentu masuk, menggunakan reseptor dan protein khusus yang mengangkut antibodi ke dalam organ. Hanya antibodi kecil berbentuk Y yang disebut imunoglobulin G (IgG) yang dapat masuk ke dalam reseptor, sehingga mereka sendiri dapat mencapai janin dan memberikan perlindungan kekebalan, katanya.

Tidak semua bayi mendapat perlindungan: 72 dari 83 bayi yang lahir dari ibu dengan antibodi positif memiliki IgG dalam darah tali pusatnya, dan jumlah keseluruhan berkorelasi dengan konsentrasi IgG dalam darah ibu mereka.

Sebanyak 11 bayi tersisa yang dites negatif untuk antibodi melakukannya karena dua alasan. Enam dari ibu bayi memiliki tingkat IgG yang relatif rendah, yang menunjukkan bahwa mereka mungkin "sangat awal dalam infeksi sehingga tidak ada waktu bagi mereka untuk memproduksi dan mentransfer antibodi melintasi plasenta. Lima ibu bayi lainnya hanya dinyatakan positif untuk antibodi IgM, yang tidak dapat melewati plasenta.

Antibodi IgM muncul di awal infeksi dan kemudian menghilang begitu infeksi sembuh, kata Muñoz-Rivas, jadi lima ibu yang hanya dites positif IgM berada pada tahap paling awal infeksi. Jika antibodi IgM muncul pada janin atau bayi baru lahir, hal ini menandakan bahwa janin tersebut terinfeksi virus secara langsung. Dalam penelitian ini, tidak ada IgM untuk SARS-CoV-2 yang terdeteksi pada sampel darah tali pusat, artinya tidak ada janin yang terjangkit Covid-19 saat masih dalam kandungan. (Baca juga: Manuskrip Babilonia Kuno Mengungkap Kisah Banjir Besar Mirip Bahtera Nuh)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Ruben Onsu Tunda Cicilan...
Ruben Onsu Tunda Cicilan Rumah Rp379 Juta dan Nafkah Anak Jelang Sidang, Ini Alasannya!
Berita Terkini
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved