Samsung Electronics Indonesia Kedatangan Bos Baru Kaya Pengalaman

Kamis, 21 Januari 2021 - 22:31 WIB
loading...
Samsung Electronics Indonesia Kedatangan Bos Baru Kaya Pengalaman
Yoonsoo Kim, Presiden Samsung Electronics Indonesia yang baru. Foto/Ist
JAKARTA - Samsung menunjuk Yoonsoo Kim sebagai Presiden Samsung Electronics Indonesia yang baru. Bos baru ini telah bergabung dengan Samsung lebih dari 20 tahun. Sebelumnya Kim menjabat sebagai Presiden Samsung Electronics Malaysia tahun 2018-2020.

Pada 2009-2012, Kim memimpin Divisi Mobile Phone Samsung Electronics Indonesia. Saat itu Samsung berhasil merebut posisi nomor satu di pasar Android sejak 2011. Baca juga: Selain Galaxy S21 Ultra, Samsung Akan Bawa S Pen ke Lebih Banyak Perangkat?

Berbekal pengalaman dan dedikasi yang tinggi, Kim menyampaikan optimismenya dengan pasar Indonesia . “Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi yang sangat besar ditandai dengan jumlah usia produktif yang mencapai 68,7% dari total populasi, keempat terbesar di dunia, yang disertai keragaman budaya yang dinamis," kata Kim dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/1/2021).

Kim memulai karier profesionalnya di Samsung Electronics Mobile Business di Eropa pada 1998 lalu. Fase kedua dalam perjalanan kariernya dilanjutkan di Samsung Electronics Indonesia ketika dia berkesempatan menjabat sebagai IT and Mobile Division Head, sehingga paham bagaimana pasar Indonesia memiliki tantangan tersendiri dan potensi yang besar dibanding pasar lainnya.

Kemudian Kim melanjutkan kariernya sebagai Presiden Direktur Samsung Electronics Kazakhstan, sebelum pindah ke China dan Malaysia. Dia berharap dengan kepemimpinan barunya tidak hanya dapat menguatkan posisi Samsung Electronics sebagai perusahaan teknologi terdepan, tetapi juga dapat membawa pertumbuhan pasar Indonesia kepada tingkatan baru.



"Saya senang bisa kembali ke Indonesia dan kembali berkolaborasi dengan para mitra Samsung. Saya berharap, bersama mitra kami, Samsung menjadi brand yang dicintai di Indonesia melalui inovasi terdepan yang membawa manfaat yang lebih berarti untuk kehidupan masyarakat
Indonesia,” harapnya. Baca juga: Salat dalam Keadaan Darurat Najis, Ini Pendapat Mazhab Syafi'i
(iqb)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE