Situs Kota Berusia 5.000 Tahun di Amerika Terancam Rusak Akibat Perambahan
Rabu, 20 Januari 2021 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Zona Arkeologi Cara, Shady mengatakan, pihaknya telah melakukan penggalian di situs itu sejak tahun 1996. Namun keberadaan situs itu belakangan terancam karena ulah para calo tanah demi keuntungan pribadi.
"Mereka juga mengancam pengacara kami melalui telepon dan akan membunuhsekaligus menguburnya di situs tersebut," kata Shady.
Ancaman tersebut memaksa Shady untuk tinggal di Lima di bawah perlindungan petugas keamanan. Sebelumnya. Shady dia diberi penghargaan Order of Merit oleh pemerintah Peru karena pengabdiannya. (Baca juga: Laba-laba Pintar Ini Menjerat Mangsanya dengan Perangkap Daun)
Caral dinyatakan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2009. Luasnya 66 hektare dan didominasi oleh tujuh piramida batu yang tampak menyala saat sinar matahari menyinari mereka.
Ditutup karena pandemi, Caral dibuka kembali untuk wisatawan pada bulan Oktober 2020 dengan biaya hanya US$ 3 per pengunjung. Selama lockdown, beberapa benda arkeologi dijarah di daerah tersebut.
"Mereka juga mengancam pengacara kami melalui telepon dan akan membunuhsekaligus menguburnya di situs tersebut," kata Shady.
Ancaman tersebut memaksa Shady untuk tinggal di Lima di bawah perlindungan petugas keamanan. Sebelumnya. Shady dia diberi penghargaan Order of Merit oleh pemerintah Peru karena pengabdiannya. (Baca juga: Laba-laba Pintar Ini Menjerat Mangsanya dengan Perangkap Daun)
Caral dinyatakan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2009. Luasnya 66 hektare dan didominasi oleh tujuh piramida batu yang tampak menyala saat sinar matahari menyinari mereka.
Ditutup karena pandemi, Caral dibuka kembali untuk wisatawan pada bulan Oktober 2020 dengan biaya hanya US$ 3 per pengunjung. Selama lockdown, beberapa benda arkeologi dijarah di daerah tersebut.
(ysw)
Lihat Juga :