Enggak Percaya Lagi sama WhatsApp? Nih 4 Aplikasi yang Layak Menggantikannya
Senin, 18 Januari 2021 - 15:21 WIB
loading...
Aturan privasi baru dari WhatsApp membuat aplikasi perpesanan paling populer ini mulai ditinggalkan para penggunaya. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - WhatsApp menjadi bulan-bulanan di awal tahun lantaran pembaruan aturan kebijakan data privasinya. Di mana pengguna “dipaksa” untuk menyetujui kebijakan baru yang membuat aplikasi bisa membagikan data-data pengguna ke perusahaan induknnya, Facebook serta afiliasinya.
Bila tidak setuju, pengguna tidak dapat menggunakan WhatsApp untuk chatting atau telepon. Kebijakan baru ini tentu membuat privasi setiap indvidu terganggu dan menimbulkan perasaan tidak aman. Oleh karena itu banyak orang yang kemudian mulai mencari platform sejenis yang menawarkan privasi dan keamanan lebih baik daripada WhatsApp. Baca juga: Panik, WhatsApp Beriklan di Media Cetak Ajak Pengguna Jangan Pergi
![Enggak Percaya Lagi sama WhatsApp? Nih 4 Aplikasi yang Layak Menggantikannya]()
Terkait hal ini, Gerald Mursjid, Chief Representatives Officer MiChat Indonesia, menilai perkembangan tersebut, jika benar, tidak akan diterima dengan baik oleh pengguna. Di era digital di mana informasi mudah dicari dan diperoleh, pengguna menjadi lebih fokus pada privasi mereka.
"Karena itu filosofi kami adalah memprioritaskan privasi mereka dan mengamankan data pribadi mereka. Kami tidak membagikan atau menjual data pribadi mereka untuk digunakan di aplikasi lain,” kata Gerald.
Karena itu, saat masyarakat mulai mempertimbangkan untuk bermigrasi ke aplikasi perpesanan lain, berikut ini adalah aplikasi alternatif yang bisa dipertimbangkan diunduh:
Signal
![Enggak Percaya Lagi sama WhatsApp? Nih 4 Aplikasi yang Layak Menggantikannya]()
Signal merupakan aplikasi pesan singkat yang beroperasi di Amerika Serikat. Seperti WhatsApp, Signal juga menggunakan end-to-end encryption untuk semua fiturnya. Satu hal yang membedakan Signal dengan aplikasi lainnya adalah Signal hanya menyimpan nomor handphone pengguna. Sebagai organisasi nirlaba, perusahaan tidak membagikan nomor ponsel pengguna ke pihak lain.
MiChat
![Enggak Percaya Lagi sama WhatsApp? Nih 4 Aplikasi yang Layak Menggantikannya]()
Seperti Signal yang mulai populer, MiChat juga mengutamakan dan menghormati privasi dan keamanan setiap penggunanya. MiChat, aplikasi pesan singkat asal Singapura, juga menggunakan fitur end-to-end encryption sehingga pesan yang dikirim hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima.
MiChat juga mengklaim tidak menjual data para pengguna ke pihak luar atau pihak ketiga. Mereka juga mengklaim hanya menggunakan data-data tersebut untuk mengoptimasi dan meningkatkan fitur-fitur yang ada di MiChat.
Bila tidak setuju, pengguna tidak dapat menggunakan WhatsApp untuk chatting atau telepon. Kebijakan baru ini tentu membuat privasi setiap indvidu terganggu dan menimbulkan perasaan tidak aman. Oleh karena itu banyak orang yang kemudian mulai mencari platform sejenis yang menawarkan privasi dan keamanan lebih baik daripada WhatsApp. Baca juga: Panik, WhatsApp Beriklan di Media Cetak Ajak Pengguna Jangan Pergi

Terkait hal ini, Gerald Mursjid, Chief Representatives Officer MiChat Indonesia, menilai perkembangan tersebut, jika benar, tidak akan diterima dengan baik oleh pengguna. Di era digital di mana informasi mudah dicari dan diperoleh, pengguna menjadi lebih fokus pada privasi mereka.
"Karena itu filosofi kami adalah memprioritaskan privasi mereka dan mengamankan data pribadi mereka. Kami tidak membagikan atau menjual data pribadi mereka untuk digunakan di aplikasi lain,” kata Gerald.
Karena itu, saat masyarakat mulai mempertimbangkan untuk bermigrasi ke aplikasi perpesanan lain, berikut ini adalah aplikasi alternatif yang bisa dipertimbangkan diunduh:
Signal

Signal merupakan aplikasi pesan singkat yang beroperasi di Amerika Serikat. Seperti WhatsApp, Signal juga menggunakan end-to-end encryption untuk semua fiturnya. Satu hal yang membedakan Signal dengan aplikasi lainnya adalah Signal hanya menyimpan nomor handphone pengguna. Sebagai organisasi nirlaba, perusahaan tidak membagikan nomor ponsel pengguna ke pihak lain.
MiChat

Seperti Signal yang mulai populer, MiChat juga mengutamakan dan menghormati privasi dan keamanan setiap penggunanya. MiChat, aplikasi pesan singkat asal Singapura, juga menggunakan fitur end-to-end encryption sehingga pesan yang dikirim hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima.
MiChat juga mengklaim tidak menjual data para pengguna ke pihak luar atau pihak ketiga. Mereka juga mengklaim hanya menggunakan data-data tersebut untuk mengoptimasi dan meningkatkan fitur-fitur yang ada di MiChat.
Lihat Juga :