Seperti Inikah Tampilan Ponsel Layar Lipat Xiaomi?

Sabtu, 16 Januari 2021 - 22:37 WIB
loading...
Seperti Inikah Tampilan...
Akun MyFixGuide di media sosial China, Weibo, menyebarkan foto-foto dari ponsel layar lipat Xiaomi. Foto/Ist
A A A
BEIJING - Tampilan dari ponsel layar lipat Xiaomi mulai terungkap ke permukaan. Belum lama ini beredar foto-foto bocoran dari ponsel layar lipat Xiaomi yang sudah lama dirumorkan pada akun Weibo, MyFixGuide. Baca juga: Enam Hari Sebelum Lengser, Donald Trump Memasukan Xiaomi ke dalam Daftar Hitam
Seperti Inikah Tampilan Ponsel Layar Lipat Xiaomi?

Phone Arena melaporkan, foto-foto tersebut menunjukkan seseorang di kereta bawah tanah China menggunakan perangkat lipat besar, yang jelas menjalankan antarmuka Android kustom MIUI 12 milik Xiaomi . Ini menunjukkan perangkat tersebut adalah ponsel lipat atau prototipe tablet lipat oleh Xiaomi.

Perangkat dalam gambar memang jelas bukan produk akhir, dengan bezel dan lipatan yang agak besar, dan yang paling menonjol, tidak ada kamera depan. Yang terakhir khususnya bisa jadi karena status prototipe perangkat, atau kemungkinan kecil, Xiaomi telah menerapkan teknologi kamera selfie di bawah layar ke dalam layar yang tampaknya plastik. Di sisi kiri perangkat terlihat slot yang menyerupai dudukan stylus.
Seperti Inikah Tampilan Ponsel Layar Lipat Xiaomi?

Jika ini adalah ponsel cerdas yang dapat dilipat dan bukan tablet, itu bisa menjadi ponsel lipat terbesar yang pernah kita lihat, setidaknya dalam kondisinya saat ini, tampaknya lebih besar bahkan dari iPad mini. Perangkat tersebut juga tidak terlihat mirip dengan paten smartphone lipat Xiaomi yang beredar pada Oktober lalu. Paten terbaru itu menunjukkan ponsel lipat lebih mirip dengan Samsung Galaxy Z Fold 2 dan Huawei Mate X.

Sementara itu, Xiaomi baru saja bergabung dengan perusahaan China lainnya seperti Huawei untuk masuk daftar hitam oleh Pemerintah AS. Jadi ada kemungkinan ponsel layar lipat ini tidak akan sampai ke konsumen Amerika. Baca juga: Lampaui Target, Realisasi Produksi Batu Bara Capai 561 Juta Ton
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malas Tunggu Ojek Online?...
Malas Tunggu Ojek Online? Xiaomi Rilis Skuter Listrik Rp6 Jutaan untuk Kaum Komuter Jakarta
Xiaomi Pad 8 Harga Mirip...
Xiaomi Pad 8 Harga Mirip iPad Biasa namun Performa Setara iPad Pro
Jangan Asal Habiskan...
Jangan Asal Habiskan THR: Ini Daftar Harga Promo Gila-gilaan Xiaomi Ramadan 2026
Xiaomi Rilis Powerbank...
Xiaomi Rilis Powerbank Setipis Kartu, Pelacak Barang 10 Gram, hingga Jam Tangan AI
Beda Kasta, Beda Harga:...
Beda Kasta, Beda Harga: Mengupas Pilihan antara Xiaomi 17 dan 17 Ultra
Ambisi Rp29 Juta Xiaomi:...
Ambisi Rp29 Juta Xiaomi: Jual Kamera Leica yang Kebetulan Bisa Dipakai Telepon
Xiaomi Kunlun EREV,...
Xiaomi Kunlun EREV, SUV Tiga Baris Mulai Tes Jalan
Penjualan Meledak 200%,...
Penjualan Meledak 200%, Pendapatan Xiaomi Rp1.803 Triliun Berkat Mobil Listrik
Xiaomi Vision GT Diluncurkan...
Xiaomi Vision GT Diluncurkan di MWC Barcelona, Target Kuasai Pasar Supercar Global
Rekomendasi
Kuasa Hukum Erin Wartia...
Kuasa Hukum Erin Wartia Kritik Komisi III DPR: Jangan Hanya Dengar Satu Pihak
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Berita Terkini
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved