Steam Ketiban Rezeki karena COVID-19, Jumlah Pemain Game PC dan VR Melonjak

loading...
Steam Ketiban Rezeki karena COVID-19, Jumlah Pemain Game PC dan VR Melonjak
Pemain game di PC mengalami peningkatan waktu bermain hingga 50%, sedangkan VR meningkat 30% pada tahun lalu. Foto/The Verge.
WASHINGTON - Valve baru saja mengumumkan pertumbuhan industri game berdasarkan laporan Steam 2020 Year in Review. Berdasarkan data tersebut, pemain game di PC mengalami peningkatan waktu bermain hingga 50% pada 2020. Baca juga: Game Gratis Yang Tidak Menguras Memori Smartphone Kalian, RCTI+ Solusinya!

Selain itu, masih dari data yang sama, Valve mengungkapkan juga bahwa untuk pertama kalinya ada sebanyak 2,6 juta orang yang membeli game di Steam sepanjang 2020.

Seperti diketahui, tahun 2020 merupakan masa yang sangat sulit karena pandemi COVID-19. Alhasil, banyak orang yang menggunakan game sebagai pelepas kejenuhan aktivitas yang dilakukan hanya dari rumah.

Melansir dari The Verge, Kamis (14/1/2021), lebih dari setengah penduduk Amerika Serikat diketahui terjun bermain game sepanjang tahun lalu. Di Steam, pemain game PC terbukti terus berkembang.



Selain meningkatnya jumlah waktu bermain game serta angka pendatang baru, data Steam juga menunjukkan bahwa penjualan layanannya tumbuh hingga 21,4%, dengan total jumlah pelanggan hingga 24,8 juta pemain. Tahun lalu juga telah diluncurkan Valve's Half-Life: Alyx, sebuah game yang bisa menarik gamer untuk mencoba menggunakan VR (Virtual Reality). Terbukti, data Steam mengungkapkan untuk pertama kalinya ada 1,7 juta orang yang menggunakan VR Steam.

Selain itu, penjualan VR Steam juga meningkat hingga 71%. Half-Life: Alyx saja menyumbang 39% dari peningkatan tersebut. Waktu gamer bermain melalui VR juga meningkat sebanyak 30%. Baca juga: Ekspor Mobil RI Dijegal Filipina, Ini Sikap Pemerintah
(iqb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top