Demi Kepuasan Pelanggan, Indosat Ooredoo Berevolusi seperti Ini

Rabu, 13 Januari 2021 - 23:07 WIB
loading...
Demi Kepuasan Pelanggan,...
Sebagai bagian dari perjalanan transformasi digitalnya, Indosat Ooredoo ingin memberikan pengalaman digital terbaik kepada para pelanggan melalui layanan contact center-nya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Bagi Indosat Ooredoo , pelanggan atau konsumen adalah yang utama. Untuk itu, mereka siap berevolusi total memberikan layanan terbaik bagi pengguna jasanya. Baca juga: Cara Mudah Transfer Pulsa ke Sesama Pengguna Indosat Ooredoo

Sehubungan dengan itu, perusahaan bekerja sama dengan IBM Indonesia memodernisasi contact center-nya menggunakan solusi Salesforce dan metodologi IBM GarageTM. Ini membantu Indosat Ooredoo mengurangi waktu penanganan pelanggan rata-rata hingga 50% dan kecepatan rata-rata untuk menjawab hingga 90%.

Sebagai negara dengan pasar telekomunikasi yang berkembang paling cepat di dunia, didorong oleh pertumbuhan pelanggan mobile dan fixed broadband, Indonesia juga didukung oleh ekonomi yang kuat. "Cakupan yang lebih luas, keterjangkauan lebih besar, peningkatan layanan, peningkatan penggunaan data, dan penetrasi smartphone menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor telekomunikasi selain pengguna internet di negara ini," kata Tan Wijaya, Presiden Direktur IBM Indonesia, Selasa (13/1/2021).

Sebagai bagian dari perjalanan transformasi digitalnya, Indosat Ooredoo ingin memberikan pengalaman digital terbaik kepada pelanggan melalui layanan contact center-nya. Dengan demikian, interaksi tradisional diubah menjadi hub dengan pendekatan “know a customer” yang lebih lengkap dan memberikan pengalaman pribadi, saling terhubung, cepat dan seamless.

"Seluruh lini operasional perusahaan di dunia telah berubah saat ini dimana pelanggan dan karyawan melakukan kegiatan dari rumah dan rantai distribusi serta industri sangat terganggu. Indosat Ooredoo tahu peruhaan harus berubah dan beradaptasi dengan cepat," ucap Tan Wijaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan XL Ultra 5G+,...
Hadirkan XL Ultra 5G+, XLSmart Operasikan 1.000 BTS di Surabaya
IBM Ciptakan Komputer...
IBM Ciptakan Komputer Kuantum, 20.000 Kali Lebih Kuat dari yang Ada
Ramadan dan Idul Fitri...
Ramadan dan Idul Fitri 2025: Lonjakan Trafik Data Komunikasi Nasional Diprediksi Tembus 14,6 Persen!
Smartfren Catatkan 35,9...
Smartfren Catatkan 35,9 Juta Pelanggan, Bagaimana Nasibnya Pasca Merger?
Cara Registrasi Kartu...
Cara Registrasi Kartu Indosat Ooredoo bagi Pengguna Baru: Panduan Lengkap dan Mudah
Sukseskan Piala AFF...
Sukseskan Piala AFF U-19 2024, XL Axiata Optimalkan Jaringan 4G di Surabaya
RUPST ISAT Setujui Pembagian...
RUPST ISAT Setujui Pembagian Deviden Sebesar Rp 3,57 Triliun
Indosat Gandeng Google...
Indosat Gandeng Google Hadirkan Akses Gemini AI untuk Pelanggan IM3 dan Tri
Perkuat Tulang Punggung...
Perkuat Tulang Punggung Digital, Indosat–Arsari–Northstar Dirikan FiberCo
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Dicap Penyusup oleh...
Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Beberkan Kejanggalan Materi Gugatan
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved