India dan China Uji Ketahanan Vaksin Terhadap Mutasi COVID yang Cepat Menyebar

Rabu, 13 Januari 2021 - 02:00 WIB
loading...
India dan China Uji...
Investigasi sedang dilakukan di China dan India karena kekhawatiran varian SARS-CoV-2 baru dapat merusak vaksin COVID-19. Foto/ist
A A A
NEW DELHI - Pembuat vaksin di India dan China sedang menyelidiki, apakah vaksin COVID-19 yang baru-baru ini disetujui efektif melawan varian SARS-CoV-2 yang menyebar cepat , dan sekarang beredar di seluruh dunia. Langkah ini mengikuti investigasi serupa oleh pembuat vaksin terkemuka lainnya. (Baca juga: Vaksin Covid-19 Sudah Datang, Tantangan Vaksinasi Menghadang )

Covaxin, yang dikembangkan oleh Indian Council of Medical Research (ICMR) di New Delhi dan Bharat Biotech di Hyderabad, adalah salah satu dari beberapa vaksin peluncuran pertama yang menggunakan seluruh virus yang tidak aktif untuk memperoleh tanggapan kekebalan. Tiga vaksin SARS-CoV-2 lainnya yang tidak aktif telah disetujui atau diberikan untuk penggunaan darurat di China.

Para peneliti di India berteori, vaksin whole-virus dapat bekerja lebih baik melawan varian baru daripada vaksin yang mengandalkan protein lonjakan virus, seperti yang dibuat oleh Pfizer dan BioNtech, Moderna, dan University of Oxford dan AstraZeneca.

"Jika suatu varian lolos dari respons imun yang diarahkan pada lonjakan protein, vaksin virus utuh dapat berarti bahwa area rentan virus lainnya dapat diserang," kata Srinath Reddy, ahli epidemiologi dan Kepala Yayasan Kesehatan Masyarakat India di New Delhi.
India dan China Uji Ketahanan Vaksin Terhadap Mutasi COVID yang Cepat Menyebar

“Itu masih berdasarkan teori,” katanya. “Belum ada yang ditunjukkan.” (Baca juga: Ada Jejak India, Majapahit, dan Belanda di Pulau Sabu )

Pemerintah India mengutip teori ini ketika memberikan persetujuan penggunaan darurat Covaxin pada 3 Januari 2021. Walaupun uji klinis keamanan dan kemanjuran fase III belum selesai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Dorong...
Pandemi Covid-19 Dorong Negara Asia Berinovasi dalam Teknologi Medis
Bikin Kacau Inggris,...
Bikin Kacau Inggris, Eris Varian Baru Covid-19 Disebut Sudah Masuk Indonesia
WHO Tegaskan Orang Sehat...
WHO Tegaskan Orang Sehat Tak Perlu Disuntik Vaksin Covid-19
Ternyata Begini Cara...
Ternyata Begini Cara Ilmuwan Hidupkan Pandoravirus, Virus Zombie dari Danau Beku di Rusia
5 Negara Penghasil Vaksin...
5 Negara Penghasil Vaksin Covid-19
Riset AS Sebut Perlindungan...
Riset AS Sebut Perlindungan Vaksin Covid-19 Akan Menurun Setelah 6 Bulan
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Pandemi Covid-19 Dorong...
Pandemi Covid-19 Dorong Negara Asia Berinovasi dalam Teknologi Medis
Rekomendasi
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Makanan yang Cepat Menurunkan...
Makanan yang Cepat Menurunkan Kolesterol dan Menyehatkan Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved