WhatsApp Ambil Paksa Data Pribadi, Ini 5 Cara Pindah ke Telegram

Selasa, 12 Januari 2021 - 22:01 WIB
loading...
WhatsApp Ambil Paksa...
Ilustrasi Telegram. FOTO/ IST
A A A
MENLO PARK - Telegram kedatangan banyak pengguna baru menyusul protes keras publik terhadap kebijakan privasi dan persyaratan layanan di WhatsApp.

(Baca juga: Pencarian Korban Sriwijaya Air, Penyelam Polri Dapatkan 21 Temuan)

Di mana pengguna dipaksa harus menerima persyaratan layanan dan kebijakan privasi yang diperbarui atau mereka akan kehilangan akses ke aplikasi sebelum 8 Februari 2021. (Baca juga: Bersandar di JICT 2, KRI Tenggiri-865 Bawa 6 Kantong Korban Sriwijaya Air)

Nah, buat kamu yang sudah beralih atau baru mulai menggunakan Telegram, berikut ini merangkum dari laman NDTV, Selasa (12/1/2021), beberapa tips dan trik di Telegram yang bisa digunakan untuk meningkatkan pengalaman menggunakannya.

1. Aktifkan obrolan rahasia

Obrolan di Telegram memiliki sistem enkripsi pengguna-ke-server, berbeda dengan WhatsApp atau Signal yang dienkripsi pengguna-ke-pengguna.

Meski demikian pengguna dapat memilih sesuatu yang disebut Obrolan Rahasia atau Secret Chat di Telegram untuk menghadirkan enkripsi obrolan ujung-ke-ujung secara penuh. Secret Chat dirancang untuk sementara dan tidak disimpan di server Telegram.

Untuk memulai Secret Chat, pilih kontak yang kamu inginkan untuk memulai obrolan rahasia dan buka kotak obrolan, lalu ketuk pada bilah atas informasi pengguna> ketuk menu tarik-turun tiga tombol di sudut kanan atas> Pilih opsi Mulai Obrolan Rahasia.

Jika sudah sebuah pop-up akan mengkonfirmasi jika Anda ingin memulai obrolan rahasia, Ketuk Mulai.

Setelah fitur Obrolan Rahasia diaktifkan, Anda juga memiliki opsi untuk menyudari obrolan Anda sendiri dengan mengatur pengatur waktu yang bervariasi dari satu detik hingga satu minggu. Ini berarti pengguna dapat menjadikan obrolan rahasia Telegram sesuai kebutuhan.

Saat ini, Obrolan Rahasia dibatasi hanya untuk chat personal dan tidak berfungsi untuk grup.

Untuk memulai obrolan rahasia, pilih kontak yang Anda inginkan untuk memulai obrolan rahasia dan buka kotak obrolan. Ketuk pada bilah atas informasi pengguna> Ketuk menu tarik-turun tiga tombol di sudut kanan atas> Pilih opsi Mulai Obrolan Rahasia.

Kemudian sebuah pop-up akan mengkonfirmasi jika pengguna ingin membuat obrolan rahasia. Ketuk Mulai. Ini akan mengundang kontak Anda untuk bergabung dengan obrolan rahasia.
WhatsApp Ambil Paksa Data Pribadi, Ini 5 Cara Pindah ke Telegram

2. Menolak untuk ditambahkan ke grup

Telegram memberi kendali atas siapa yang dapat menambahkan grup. Jadi tidak ada yang ingin menambahkan kamu ke grup tanpa izin, kamu bisa menolaknya.

Untuk mengaktifkan fitur ini, buka Pengaturan> Privasi dan Keamanan> Grup> Kontak Saya> Jangan Izinkan.

3. Menyiarkan pesan menggunakan Saluran

Pengguna dapat menyiarkan pesan publik ke sekelompok orang menggunakan Saluran (Channel). Tidak seperti Grup, Channel tidak memiliki batasan jumlah orang yang dapat ditambahkan.

Pesan yang dikirim ke Channel dapat menggunakan nama sendiri, bukan nama individu. Untuk memastikan bahwa pesan penting tidak terbaca, pengguna dapat menyematkan teks tersebut di dalam Channel.

Untuk menyematkan pesan, ketuk di atasnya dan ketuk Pin. Ini akan memastikan bahwa pesan tetap berada di bagian atas Channel sebelum pembaca menghapusnya.

4. Hapus pesan oleh pengirim

Di Telegram, kamu juga dapat menghapus pesan yang dikirim oleh pengguna lain. Meski terdengar tidak biasa, namun ini sangat bermanfaat bagi para pengguna yang memprioritaskan privasi.

Untuk menghapus pesan yang diterima, pilih pesan dari pengirim> ketuk tombol hapus> Hapus juga untuk XYZ> ketuk Hapus. Ini akan memastikan bahwa pesan oleh pengirim juga dihapus dari perangkat mereka.

5. Kunci obrolan

Bersamaan dengan enkripsi ujung-ke-ujung, Telegram juga memungkinkan penggunanya untuk mengunci obrolan mereka.

Untuk mengaktifkan fitur kunci kode sandi di akun Telegram pertama buka Pengaturan> Privasi dan Keamanan> Kunci Kode Sandi, dan aktifkan. Setelah fitur kunci kode sandi diaktifkan, kamu dapat mengunci dan membuka kunci obrolan dengan mengetuk ikon kunci di kanan atas aplikasi Telegram
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Geger Layanan Berbayar...
Geger Layanan Berbayar WhatsApp Plus: Rp13 Ribu untuk Stiker dan Fitur Receh
Ngeri atau Canggih?...
Ngeri atau Canggih? Meta Rilis Fitur WhatsApp AI yang Bisa Balas Chat Keluarga Sendiri
10 Ucapan Sumpah Pemuda...
10 Ucapan Sumpah Pemuda untuk Dibagikan di Grup WhatsApp Keluarga dan Kantor
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Instagram dan WhatsApp...
Instagram dan WhatsApp Arya Daru Sempat Aktif usai Meninggal, Padahal Polisi Bilang HP Hilang
Rekomendasi
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Berita Terkini
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved