IDC Sebut vivo Penguasa Pasar Smartphone di Indonesia
Jum'at, 15 Mei 2020 - 03:02 WIB
loading...
International Data Corporation (IDC) mengklaim vivo menduduki posisi no 1 di pasar smartphone Indonesia. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pasar smartphone di Indonesia adalah salah satu market terbesar di dunia. Ini mengundang banyak pabrikan berusaha keras menggoda pasar dengan handphone besutannya.
Bicara pasar ponsel nasional, masing-masing merek mengklaim menjadi penguasa market. Mereka berpegang pada data hasil riset lembaga yang menyatakan brand-nya sebagai no 1 di Indonesia.
Bagaimana kondisi terakhir hierarki penjualan smartphone di Tanah Air? International Data Corporation (IDC) baru saja menunjukkan data laporan smartphone secara global dan di Indonesia untuk Q1 (kuartal 1) 2020 melalui website resminya.
Dalam data tersebut tercatat pada Q1 2020 ini, vivo menduduki posisi 5 untuk smartphone global. Menariknya, merek disebut menduduki posisi no 1 di pasar handphone Indonesia.
Laporan terbaru Quarterly Mobile Phone Tracker Q1-2020 oleh International Data Corporation (IDC) menunjukkan vivo telah mencatat pencapaian baru dengan menempati posisi pertama brand handphone di Indonesia. Laporan ini juga dikonfirmasi oleh Risky Febrian, Market Analyst IDC indonesia.
Bicara pasar ponsel nasional, masing-masing merek mengklaim menjadi penguasa market. Mereka berpegang pada data hasil riset lembaga yang menyatakan brand-nya sebagai no 1 di Indonesia.
Bagaimana kondisi terakhir hierarki penjualan smartphone di Tanah Air? International Data Corporation (IDC) baru saja menunjukkan data laporan smartphone secara global dan di Indonesia untuk Q1 (kuartal 1) 2020 melalui website resminya.
Dalam data tersebut tercatat pada Q1 2020 ini, vivo menduduki posisi 5 untuk smartphone global. Menariknya, merek disebut menduduki posisi no 1 di pasar handphone Indonesia.
Laporan terbaru Quarterly Mobile Phone Tracker Q1-2020 oleh International Data Corporation (IDC) menunjukkan vivo telah mencatat pencapaian baru dengan menempati posisi pertama brand handphone di Indonesia. Laporan ini juga dikonfirmasi oleh Risky Febrian, Market Analyst IDC indonesia.
Lihat Juga :