Tak Bisa Ngoceh Lagi, Akun Twitter Donald Trump Diblokir Permanen
Sabtu, 09 Januari 2021 - 14:05 WIB
loading...
Akun ditangguhkan. Twitter mencekal akun yang melanggar aturan, demikian keterangan pada akun @realdonaldtrump.
A
A
A
JAKARTA - Akun Twitter Presiden AS Donald Trump tak bisa ditemukan lagi. Twitter akhirnya menangguhkan akun Trump secara permanen, setelah sebelumnya melakukan buka tutup akun tersebut.
"Akun ditangguhkan. Twitter mencekal akun yang melanggar aturan," demikian keterangan pada akun @realdonaldtrump.
Twitter sendiri sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika dilakukan lagi pelanggaran, akun Trump bakal diblokir secara permanen.
BACA JUGA: Jack Ma, Kamu Di Mana?
Pada akhirnya Twitter memenuhi janjinya.
"Setelah meninjau lebih dalam Tweet baru-baru ini dari akun @realDonaldTrump dan koteksnya, kami secara permanen menangguhkan akun tersebut karena ada risiko yang bisa jadi pemicu kekerasan lebih lanjut," kata Twitter dalam keterangannya lewat akun @TwitterSafety, Sabtu (9/1)
Sebelumnya, Twitter membekukan akun @realDonaldTrump karena mengunggah video yang berisikan kabar bohong atau hoaks dan klaim diirinya dicurangi dalam pilpres.
Namun Twitter hanya membekukan akun Trump selama 12 jam. Setelah itu akun kembali aktif dengan cuitan pertama yang membagikan video berdurasi 2.41 menit.
BACA JUGA: Dilengkapi 4 Kamera Belakang, Ini Hasil Foto Samsung Galaxy A12
Isi video adalah pernyataan yang mengakui hasil pilpres AS 2020, walaupun tidak secara gamblang mengakui kekalahannya.
Selain itu, ia juga mengutuk keras kejadian demonstran yang merangsek masuk ke Gedung Capitol, AS, pada Rabu (6/1) malam waktu AS atau sekitar Kamis (7/1) dini hari WIB.
Untuk yang menerobos gerbang (Gedung Capitol), melakukan kekerasan, dan kerusuhan, kalian tidak merepresentatifkan negara kita, serta melanggar hukum yang harus kalian tanggung," kata Trump dalam video tersebut.
"Akun ditangguhkan. Twitter mencekal akun yang melanggar aturan," demikian keterangan pada akun @realdonaldtrump.
Twitter sendiri sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika dilakukan lagi pelanggaran, akun Trump bakal diblokir secara permanen.
BACA JUGA: Jack Ma, Kamu Di Mana?
Pada akhirnya Twitter memenuhi janjinya.
"Setelah meninjau lebih dalam Tweet baru-baru ini dari akun @realDonaldTrump dan koteksnya, kami secara permanen menangguhkan akun tersebut karena ada risiko yang bisa jadi pemicu kekerasan lebih lanjut," kata Twitter dalam keterangannya lewat akun @TwitterSafety, Sabtu (9/1)
Sebelumnya, Twitter membekukan akun @realDonaldTrump karena mengunggah video yang berisikan kabar bohong atau hoaks dan klaim diirinya dicurangi dalam pilpres.
Namun Twitter hanya membekukan akun Trump selama 12 jam. Setelah itu akun kembali aktif dengan cuitan pertama yang membagikan video berdurasi 2.41 menit.
BACA JUGA: Dilengkapi 4 Kamera Belakang, Ini Hasil Foto Samsung Galaxy A12
Isi video adalah pernyataan yang mengakui hasil pilpres AS 2020, walaupun tidak secara gamblang mengakui kekalahannya.
Selain itu, ia juga mengutuk keras kejadian demonstran yang merangsek masuk ke Gedung Capitol, AS, pada Rabu (6/1) malam waktu AS atau sekitar Kamis (7/1) dini hari WIB.
Untuk yang menerobos gerbang (Gedung Capitol), melakukan kekerasan, dan kerusuhan, kalian tidak merepresentatifkan negara kita, serta melanggar hukum yang harus kalian tanggung," kata Trump dalam video tersebut.
(dan)
Lihat Juga :