Ilmuwan Percaya Bahwa Air yang Ada di Bumi Berasal dari Meteorit

Sabtu, 09 Januari 2021 - 07:32 WIB
loading...
Ilmuwan Percaya Bahwa...
Para ilmuwan meyakini bahwa meteor yang jatuh ke bumi menjadi asal keberadaan air di bumi. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Dalam satu abad terakhir, para ilmuwan berusaha membongkar rahasia asal muasal keberadaan air di bumi . Melalui penelitian panjang, ilmuwan percaya bahwa air yang ada di bumi berasal dari meteorit yang jatuh ke bumi.

Dikutip dari Phys, sebuah tim peneliti yang berafiliasi dengan institusi di Australia, AS, dan Prancis telah menemukan bukti pergerakan air yang relatif baru di meteorit yang baru saja bertabrakan dengan Bumi. (Baca: Google Maps Ungkap Mahluk Misterius di Antartika)

Dalam makalah mereka yang diterbitkan dalam jurnal Science, kelompok tersebut menjelaskan studi mereka tentang meteorit karbonit chondrite (CC) yang mendarat di permukaan bumi dalam satu abad terakhir dan apa yang mereka temukan.

Banyak ilmuwan percaya bahwa air yang ada di bumi berasal dari meteorit. Teori ini memang sulit dibuktikan karena meteorit yang ditemukan sampai saat ini tidak mengandung air. Namun ilmuwan yakin bawah kondisi itu terjadi karena reaksi kimia ketika meteroit itu terbawa komet jutaan tahun yang lalu. (Baca juga: Punya Bukti Kuat, Astrofisikawan Harvard Percaya Alien Cerdas Kunjungi Bumi)

Dalam upaya mengungkap rahasia keberadaan air di bumi, para peneliti melihat gagasan itu dari sudut lain. Mereka mempelajari isotop dalam meteorit yang telah mendarat di Bumi selama seabad terakhir.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sebagian besar, meteorit CC terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu sebagai bagian dari asteroid yang lebih besar. Untuk mengetahui apakah meteoroit ini mungkin memiliki bukti sejarah air, para peneliti melihat distribusi uranium dan thorium dalam sampel — yang pertama larut dalam air sedangkan yang terakhir tidak. (Baca juga: Hebat, Tanpa Diperiksa LAPAN Tahu Detaik Meteor yang Jatuh di Medan)

Dalam mempelajari kemungkinan itu, para ilmuwan meneliti sembilan meteorit yang jatuh ke bumi . Para peneliti menemukan distribusi yang mereka cari — sebuah temuan yang menunjukkan bahwa air telah bergerak karena pencairan, kemungkinan besar dalam 1 juta tahun terakhir.

Para peneliti menyatakan bahwa meteorit semacam itu tidak hanya dapat mengirimkan air ke Bumi selama tahun-tahun pembentukan planet; mereka juga bisa melakukannya di masa lalu yang jauh lebih lama.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Air Sumur di Rumah Keruh...
Air Sumur di Rumah Keruh saat Kemarau? Ini Beberapa Kemungkinan Penyebabnya
Hari Ini Jarak Bumi...
Hari Ini Jarak Bumi dengan Bulan Sangat Berdekatan
Bumi Akan Sejajar dengan...
Bumi Akan Sejajar dengan Matahari dan Jupiter Besok!
Bulan Semakin Menjauh...
Bulan Semakin Menjauh dari Bumi, Ini yang Akan Dirasakan Manusia
Titik Panas Muncul Serentak...
Titik Panas Muncul Serentak di Seluruh Dunia, Ada Apa dengan Bumi?
Alasan Paling Masuk...
Alasan Paling Masuk Akal Penduduk Bumi Harus Pindah ke Mars
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Air Bersih dan Sampah...
Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Rekomendasi
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Pernikahan Jennifer...
Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Digarap EO Milik Thariq Halilintar
Berita Terkini
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved