Seaglider Mampu Jalankan Misi Ribuan Kilometer dan Berbulan-bulan di Laut
Selasa, 05 Januari 2021 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Apa fungsi Seaglider? Seaglider dapat digunakan untuk mengukur suhu, salinitas, dan kuantitas lain di lautan, mengirimkan kembali data menggunakan telemetri satelit global. UUV Seaglider digunakan di seluruh dunia, mengumpulkan properti fisik kelautan dan melakukan berbagai misi lain untuk ahli kelautan, termasuk Angkatan Laut AS, lembaga pemerintah, dan organisasi penelitian.
Seaglider "terbang" melalui air dengan kebutuhan energi yang sangat sederhana menggunakan perubahan daya apung untuk daya dorong yang digabungkan dengan bentuk hidrodinamik gaya hambat rendah yang stabil. Didesain untuk beroperasi pada kedalaman hingga 1.000 meter, lambung mengompresi saat tenggelam agar sesuai dengan tekanan dari air laut.
Misi Penting
Pada Mei 2010, Seaglider dikerahkan di Teluk Meksiko untuk membantu memantau dan mengumpulkan data selama insiden tumpahan minyak Horizon Deepwater.
Kemudian di tahun 2013, Angkatan Laut AS menguji Seaglider untuk digunakan di kapal tempur Littoral. Pada 2016, mereka mengerahkan LBS-Glider dari T-AGS dan bersiap untuk menyebarkan dari DDG.
Melihat spesifikasi seaglider di atas, patut bagi kita, khususnya TNI AL untuk waspada terhadap infiltrasi dari "kapal selam" mini tanpa awak ini. Mengingat perairan Indonesia merupakan wilayah strategis dalam perdagangan dan politik dunia. (Baca juga: Tidak Hanya China, Ini Negara yang Mengembangkan Drone Bawah Laut )
Seaglider "terbang" melalui air dengan kebutuhan energi yang sangat sederhana menggunakan perubahan daya apung untuk daya dorong yang digabungkan dengan bentuk hidrodinamik gaya hambat rendah yang stabil. Didesain untuk beroperasi pada kedalaman hingga 1.000 meter, lambung mengompresi saat tenggelam agar sesuai dengan tekanan dari air laut.
Misi Penting
Pada Mei 2010, Seaglider dikerahkan di Teluk Meksiko untuk membantu memantau dan mengumpulkan data selama insiden tumpahan minyak Horizon Deepwater.
Kemudian di tahun 2013, Angkatan Laut AS menguji Seaglider untuk digunakan di kapal tempur Littoral. Pada 2016, mereka mengerahkan LBS-Glider dari T-AGS dan bersiap untuk menyebarkan dari DDG.
Melihat spesifikasi seaglider di atas, patut bagi kita, khususnya TNI AL untuk waspada terhadap infiltrasi dari "kapal selam" mini tanpa awak ini. Mengingat perairan Indonesia merupakan wilayah strategis dalam perdagangan dan politik dunia. (Baca juga: Tidak Hanya China, Ini Negara yang Mengembangkan Drone Bawah Laut )
(iqb)
Lihat Juga :