CEO Ericsson Ancam Cabut dari Swedia Jika Larangan Huawei Berlanjut

Minggu, 03 Januari 2021 - 18:07 WIB
loading...
CEO Ericsson Ancam Cabut...
CEO Ericsson, Borje Ekholm, sangat mementingkan pasar China. Dia juga mendukung bahwa Huawei dan pemain besar lainnya harus mengajukan gugatan terhadap larangan tersebut. Foto/Ist
A A A
SHENZHEN - Bicara peralatan 5G , ada tiga produsen utama di dunia, yaitu Huawei, Ericsson, dan Nokia. Sejak larangan Huawei diberlakukan oleh beberapa negara, tak ada dinamika kompetisi di antara ketiganya.

Nokia dan Ericsson jelas memiliki keunggulan atas Huawei, tapi bukan karena mereka lebih baik melainkan karena larangan Huawei. CEO Ericsson selalu menyatakan ketidaksenangannya dengan situasi ini. (Baca juga: Dituding Sebar Virus Corona, Rakyat Inggris Hancurkan 159 BTS 5G )

Menurut laporan dari Swedish "Daily News", CEO Ericsson Borje Ekholm menegaskan, jika larangan terhadap Huawei masih ada, Ericsson akan angkat kaki dari Swedia. Ya, aneh memang berpikir bahwa Ericsson akan benar-benar meninggalkan negara asalnya karena larangan Huawei.

Swedia melarang Huawei berpartisipasi dalam konstruksi 5G-nya. Bagi Ericsson, dikhawatirkan bakal ada aksi balasan yang membuat mereka menghadapi nasib yang sama di China. Oleh karena itu, mereka sangat vokal tentang posisi tidak adil yang dialami Huawei.

The "Daily News" melaporkan, CEO Ericsson, Borje Ekholm, mengatakan, dalam pesan teks kepada Menteri Perdagangan Swedia, Anna Hallberg, bahwa Ericsson akan meninggalkan Swedia kecuali Pemerintah Swedia mencabut larangannya terhadap Huawei dan ZTE.

Namun, Swedia mengatakan tidak bisa mencabut larangan terhadap Huawei. "Pemerintah tidak dapat mencabut larangan terhadap Huawei, karena Sekretariat sementara Administrasi Pos dan Telekomunikasi Swedia membuat keputusan berdasarkan rekomendasi dari Departemen Keamanan dan Pasukan Pertahanan Nasional," kata Holberg.

CEO Ericsson sangat mementingkan pasar China. Dia juga mendukung bahwa Huawei dan pemain besar lainnya harus mengajukan gugatan terhadap larangan tersebut. Informasi publik menunjukkan bahwa Ericsson telah mencoba menyewa pengacara untuk membantu Huawei dalam proses pengadilan.

"Meskipun kami telah berbicara dengan beberapa firma hukum Swedia, tidak ada yang mau membantu Huawei. Ada banyak pengecut di sini,” kata Borje Ekholm. (Baca juga: Kisah Cinta Din Syamsuddin hingga Nikahi Cucu Pendiri Ponpes Gontor )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi...
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi Masuk Indonesia, Tampil Lebih Unggul dengan Kamera dan Durabilitas Ekstra
Telinga Makin Mahal:...
Telinga Makin Mahal: Membedah Janji Anti-Bising TWS Baru Huawei Seharga Rp2,9 Juta
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Segera Meluncur, HUAWEI...
Segera Meluncur, HUAWEI WATCH FIT 5 Series dengan Studi Risiko Diabetes Pertama di Industri
Rekomendasi
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Bali Kini Punya Grand...
Bali Kini Punya Grand Ballroom Kapasitas 2.300 Tamu Menghadap Laut
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
Houthi Yaman Siap Serang...
Houthi Yaman Siap Serang Israel jika Perang Gaza Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved