Kekebalan Tubuh Bisa Bertahan Selama Delapan Bulan dari Covid-19
Senin, 28 Desember 2020 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
Para peneliti mengajak 25 pasien Covid-19 dan mengambil 36 sampel darah mereka 4 hari hingga 242 hari setelah infeksi. Seperti penelitian lain yang melihat respon antibodi, para peneliti menemukan bahwa antibodi terhadap virus mulai menurun 20 hari setelah infeksi.
Namun, yang terpenting dari semua pasien adalah tetap memiliki memori sel B yang mengenali salah satu dari dua komponen virus Covid-19 yakni protein spike dan nukleokapsid. Memori terhadap virus sel B akan terus ada secara stabil hingga delapan bulan setelah infeksi.
Baca juga : Misi Luar Angkasa yang akan Diluncurkan China dan AS pada 2021
Menurut Professor Menno van Zelm, hasil tersebut memberikan harapan bagi kemanjuran vaksin apa pun untuk melawan virus. Ini juga menjelaskan mengapa hanya ada sedikit contoh infeksi ulang yang asli pada jutaan orang yang di tes positif terkena virus secara global.
"Hasil ini penting karena secara definitif menunjukkan bahwa pasien yang terinfeksi virus Covid-19 pada kenyataannya mempertahankan kekebalan terhadap virus dan penyakit tersebut," kata Zelm.
Namun, yang terpenting dari semua pasien adalah tetap memiliki memori sel B yang mengenali salah satu dari dua komponen virus Covid-19 yakni protein spike dan nukleokapsid. Memori terhadap virus sel B akan terus ada secara stabil hingga delapan bulan setelah infeksi.
Baca juga : Misi Luar Angkasa yang akan Diluncurkan China dan AS pada 2021
Menurut Professor Menno van Zelm, hasil tersebut memberikan harapan bagi kemanjuran vaksin apa pun untuk melawan virus. Ini juga menjelaskan mengapa hanya ada sedikit contoh infeksi ulang yang asli pada jutaan orang yang di tes positif terkena virus secara global.
"Hasil ini penting karena secara definitif menunjukkan bahwa pasien yang terinfeksi virus Covid-19 pada kenyataannya mempertahankan kekebalan terhadap virus dan penyakit tersebut," kata Zelm.
(fan)
Lihat Juga :