Lem Perekat Berteknologi Medan Magnet Bekerja Super Cepat
Senin, 28 Desember 2020 - 01:00 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip laman Interesting Engineering, profesor Terry Steele mengungkapkan bahwa kunci pengembangan adalah cara untuk mengawetkan perekat dalam beberapa menit setelah terpapar medan magnet. Ini juga dilakukan untuk mencegah pengaplikasian pada permukaan yang terlalu panas.
"Ini penting karena beberapa permukaan yang ingin kita gabungkan sangat sensitif terhadap panas, seperti elektronik fleksibel dan plastik yang dapat terurai secara hayati," kata Steele.
Lem baru ini mengandung nanopartikel magnetik khusus yang memanas dan mengikat secara otomatis ketika energi elektromagnetik diterapkan. Ini menghasilkan proses pengawetan yang hanya membutuhkan waktu lima menit.
"Pengeringan perekat magnetocuring kami yang baru hanya membutuhkan waktu beberapa menit, bukan berjam-jam, namun mampu mengamankan permukaan dengan ikatan kekuatan tinggi yang sangat diminati dalam industri olahraga, medis, otomotif, dan kedirgantaraan," kata peneliti Dr Richa Chaudhary.
Proses yang efisien sangat membantu dalam menghemat biaya. Ruang dan energi yang dibutuhkan untuk pengeringan panas konvensional juga berkurang secara signifikan.
"Ini penting karena beberapa permukaan yang ingin kita gabungkan sangat sensitif terhadap panas, seperti elektronik fleksibel dan plastik yang dapat terurai secara hayati," kata Steele.
Lem baru ini mengandung nanopartikel magnetik khusus yang memanas dan mengikat secara otomatis ketika energi elektromagnetik diterapkan. Ini menghasilkan proses pengawetan yang hanya membutuhkan waktu lima menit.
"Pengeringan perekat magnetocuring kami yang baru hanya membutuhkan waktu beberapa menit, bukan berjam-jam, namun mampu mengamankan permukaan dengan ikatan kekuatan tinggi yang sangat diminati dalam industri olahraga, medis, otomotif, dan kedirgantaraan," kata peneliti Dr Richa Chaudhary.
Proses yang efisien sangat membantu dalam menghemat biaya. Ruang dan energi yang dibutuhkan untuk pengeringan panas konvensional juga berkurang secara signifikan.
Lihat Juga :