Xiaomi: Lawan Gaya Hidup Rebahan Sedentary Lifestyle dengan Mi Watch!
Selasa, 22 Desember 2020 - 11:56 WIB
loading...
Xiaomi meninggalkan gaya hidup sedentary atau kurang bergerak bersama perangkat AIoT yang diperkenalkan yakni Mi Watch dan Mi Watch Lite.
A
A
A
JAKARTA - Sedentary lifestyle atau gaya hidup kurang gerak adalah salah satu gaya hidup yang semakin berkembang sejak pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Sophia Hage, SpKO. BACA JUGA: Komparasi Flagship Terjangkau: Mi 10T Pro vs Galaxy S20+ vs Oppo Find X2
Menurut Sophia, sedentary lifestyle ditandai dengan berkurangnya aktivitas fisik seseorang akibat bekerja dari rumah (WFH) atau belajar dari rumah (SFH) karena menghabiskan sebagian besar waktu dengan berdiam menghadap layar, duduk, dan berbaring.
Sebuah penelitian dari The Chinese University of Hongkong yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health pada Agustus 2020 mengamati perilaku sedentary selama pandemi padahal gaya hidup ini rentan dengan sejumlah masalah kesehatan.
Meski belum ada penelitian secara khusus mengenai perkembangan sedentary lifestyle selama pandemi di Indonesia, kecenderungannya sudah terlihat berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada 2018.
Disebutkan dalam riset tersebut bahwa 33,5% masyarakat Indonesia kurang beraktivitas fisik, angka yang kemungkinan bakal meningkat selama pandemi.
Menurut Sophia, sedentary lifestyle ditandai dengan berkurangnya aktivitas fisik seseorang akibat bekerja dari rumah (WFH) atau belajar dari rumah (SFH) karena menghabiskan sebagian besar waktu dengan berdiam menghadap layar, duduk, dan berbaring.
Sebuah penelitian dari The Chinese University of Hongkong yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health pada Agustus 2020 mengamati perilaku sedentary selama pandemi padahal gaya hidup ini rentan dengan sejumlah masalah kesehatan.
Meski belum ada penelitian secara khusus mengenai perkembangan sedentary lifestyle selama pandemi di Indonesia, kecenderungannya sudah terlihat berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada 2018.
Disebutkan dalam riset tersebut bahwa 33,5% masyarakat Indonesia kurang beraktivitas fisik, angka yang kemungkinan bakal meningkat selama pandemi.