Dituding Melanggar HAM Drone Buatan China DJI Masuk Daftar Hitam

Minggu, 20 Desember 2020 - 16:31 WIB
loading...
Dituding Melanggar HAM...
Drone DJI. FOTO/ IST
A A A
WASHINGTON - Masalah keamanan data lagi-lagi menjadi alasan pemerintah Amerika Serikat memasukkan sebuah merek ke daftar hitam Entity List di negaranya. Setelah Huawei sejak 2019 lalu, kini produsen drone DJI yang masuk daftar tersebut. BACA JUGA- 1,2 Juta Dosis Diborong Indonesia, Riset Sebut Imunitas Vaksin Sinovac Terendah

DJI dituduh melakukan pelanggaran HAM berskala besar. Menurut konfirmasi dari Biro Industri dan Keamanan Departemen Perdagangan AS, DJI dituding memfasilitasi ekspor barang oleh China yang membantu rezim represif. Baca Juga - Fakta Rolex Green Submariner di Lingkaran Dugaan Korupsi Edhy Prabowo

Tuduhan pelanggaran HAM tersebut sepertinya terkait keterlibatan DJI sebagai penyedia bagi puluhan drone yang disebarkan di kamp pertahanan di wilayah Xianjing, China.

Bentuk kecurigaan pemerintah AS terhadap DJI sebenarnya sudah ada sejak lama. Sebelumnya, Departemen Kehakiman AS telah melarang masyarakat AS membeli drone buatan luar negeri, termasuk drone DJI, dengan alasan akan membahayakan keamanan nasional AS.

DJI merupakan perusahaan asal China. Dengan masuknya nama mereka di daftar hitam, membuatnya kesulitan untuk melakukan kerja sama dagang dengan perusahaan dari Negeri Pamas Sam.

Sebab, semua perusahaan yang masuk dalam daftar Entity List, dilarang membeli komponen dalam bentuk apapun dari perusahaan AS tanpa persetujuan pemerintah AS.

Kebijakan ini tentu membuat DJI kesulitan mendapatkan pasokan komponen untuk mengembangkan drone miliknya. Selain itu, distributor DJI di AS juga akan kesulitan mendapat pasokan stok barang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Mending DJI Lito 1 atau...
Mending DJI Lito 1 atau X1? Panduan Lengkap Sebelum Anda Gesek Kartu!
Hanya Rp4 Jutaan, Seberat...
Hanya Rp4 Jutaan, Seberat HP: Alasan DJI Lito 1 Jadi Pilihan Paling Rasional bagi Pemula
Gara-gara Senjata Murahan...
Gara-gara Senjata Murahan Iran, Negara Teluk Siap Borong Drone Paket Hemat
Drone dan Rudal Merusak...
Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
Mantan Direktur CIA...
Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rekomendasi
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Berita Terkini
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Infografis
Rendang dan Gulai Masuk...
Rendang dan Gulai Masuk Daftar Rebusan Terenak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved