Chang'e 5 Mulus Sentuh Bumi, Ini Bukan Pekerjaan Mudah Bagi China
Jum'at, 18 Desember 2020 - 02:35 WIB
loading...
A
A
A
Lima hari kemudian, pengorbit dan kapsul kembali memulai perjalanan kembali ke Bumi. Lalu puncaknya pada Rabu kemarin, yakni pendaratan kapsul dengan mulus di Mongolia Dalam.
Kerja Keras China
Laman Space.com melaporkan, Chang'e 5 adalah misi terbaru dalam program eksplorasi Bulan robotik Chang'e, yang dinamai menurut nama Dewi Bulan dalam mitologi China. Pengorbit bulan tinggi Chang'e 1 dan Chang'e 2 masing-masing diluncurkan pada 2007 dan 2010, kemudian Chang'e 3 menempatkan duo penjelajah pendarat di sisi dekat Bulan pada Desember 2013.
Selanjutnya China mengirim Chang'e 5 T1, yang meluncurkan prototipe kapsul kembali ke Bumi sekitar bulan Oktober 2014 untuk membantu mempersiapkan pendaratan Chang'e 5. Kemudian datanglah Chang'e 4, yang pada Januari 2019 melakukan pendaratan pertama kali di sisi jauh Bulan yang misterius. Pendaratan itu melibatkan pasangan pendarat-penjelajah, seperti pada Chang'e 3.
Pendarat dan penjelajah Chang'e 4 masih kuat, seperti pendarat Chang'e 3. Penjelajah Chang'e 3 berhenti beroperasi setelah 31 bulan bekerja di permukaan Bulan.
Dengan keberhasilan nyata Chang'e 5 -tim misi masih perlu memeriksa dan menilai sampel yang dikembalikan- China menjadi negara ketiga yang membawa materi Bulan ke Bumi. Dua lainnya adalah Uni Soviet dan Amerika Serikat, yang mengangkut pulang sekitar 382 kg batuan dan tanah Bulan selama enam misi permukaan Apollo antara tahun 1969 dan 1972.
Kerja Keras China
Laman Space.com melaporkan, Chang'e 5 adalah misi terbaru dalam program eksplorasi Bulan robotik Chang'e, yang dinamai menurut nama Dewi Bulan dalam mitologi China. Pengorbit bulan tinggi Chang'e 1 dan Chang'e 2 masing-masing diluncurkan pada 2007 dan 2010, kemudian Chang'e 3 menempatkan duo penjelajah pendarat di sisi dekat Bulan pada Desember 2013.
Selanjutnya China mengirim Chang'e 5 T1, yang meluncurkan prototipe kapsul kembali ke Bumi sekitar bulan Oktober 2014 untuk membantu mempersiapkan pendaratan Chang'e 5. Kemudian datanglah Chang'e 4, yang pada Januari 2019 melakukan pendaratan pertama kali di sisi jauh Bulan yang misterius. Pendaratan itu melibatkan pasangan pendarat-penjelajah, seperti pada Chang'e 3.
Pendarat dan penjelajah Chang'e 4 masih kuat, seperti pendarat Chang'e 3. Penjelajah Chang'e 3 berhenti beroperasi setelah 31 bulan bekerja di permukaan Bulan.
Dengan keberhasilan nyata Chang'e 5 -tim misi masih perlu memeriksa dan menilai sampel yang dikembalikan- China menjadi negara ketiga yang membawa materi Bulan ke Bumi. Dua lainnya adalah Uni Soviet dan Amerika Serikat, yang mengangkut pulang sekitar 382 kg batuan dan tanah Bulan selama enam misi permukaan Apollo antara tahun 1969 dan 1972.
Lihat Juga :