Edge Computing Dinilai Penting dalam Strategi Pertumbuhan Ekonomi Digital

Kamis, 17 Desember 2020 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Faktor-faktor seperti pandemi global dan model pembelajaran baru telah membuat kolaborasi dan berbagi sumber daya antar lembaga menjadi lebih umum. Demikian pula di sektor healthcare di mana sekitar setengah dari mereka yang disurvei di industri ini menyatakan telah mengadopsi edge computing, dan 80%-nya adalah pengguna yang sudah ada dari beberapa bentuk layanan cloud computing.

Penelitian menunjukkan alasan utama pergeseran ini adalah untuk mengatasi masalah bandwidth dan latensi, memenuhi kewajiban terhadap aspek keamanan, dan meningkatkan efisiensi biaya. Di sektor layanan keuangan, preferensi terhadap komputasi edge cukup tinggi di mana 63% institusi layanan keuangan di Asia Pasifik menyatakan telah mengadopsi edge computing. Hanya 22% responden yang mengatakan mereka akan memindahkan setiap beban kerja ke cloud.

Kondisi TI di Asia Pasifik Terkini
Survei TRA juga menyoroti beberapa poin penting terkait strategi infrastruktur TI saat ini di 10 negara. Poin-poin itu adalah:
- Teknologi hybrid makin diminati di Kawasan Asia Pasifik dengan 51% responden menyatakan akan memiliki perpaduan infrastruktur antara cloud dan on-premise. Artinya pedoman beban kerja per beban kerja sekarang ini telah menjadi pendekatan yang dominan untuk mengelola infrastruktur di Asia Pasifik. Bisnis tidak lagi mempraktikkan konsep "cloud first" yang memengaruhi pengambilan keputusan mereka.

- Ada sedikit peningkatan pada perkiraan jumlah data center yang dimiliki dan penggunaan colocation. Sebanyak 21% responden berencana membangun infrastruktur baru.

- 95% responden mengatakan saat ini mereka sudah menggunakan Perangkat Lunak sebagai Layanan (SaaS). Persentase ini akan tetap konstan, namun TRA memprediksi pertumbuhan SaaS akan terus berlanjut dengan penambahan jumlah organisasi yang memanfaatkannya dari waktu ke waktu.

- Modernisasi data center dan cloud computing adalah prioritas utama untuk 1 dari 2 organisasi di Indonesia. Pembangunan infrastruktur baru masih menjadi fokus dan mengalami pertumbuhan. Namun pergerakan dalam cloud computing cenderung lebih sedikit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
datalabs.id Raih 2026...
datalabs.id Raih 2026 Google Cloud Partner of the Year Award for Country: APAC-Indonesia
Data Center Canggih...
Data Center Canggih Amazon di Emirat Lumpuh Dihantam Benda Misterius, Apa Dampaknya?
Dari Jakarta hingga...
Dari Jakarta hingga Silicon Valley: Lima Tren Teknologi 2026 yang Akan Mengubah Cara Kita Hidup dan Bekerja
China Tuntaskan Pembangunan...
China Tuntaskan Pembangunan Pusat Data Bawah Laut Shanghai
Telkom Luncurkan AI...
Telkom Luncurkan AI Center for Excellence di Sembilan Kota Strategis
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Topping Off SMX01 Perkuat...
Topping Off SMX01 Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia
VADS Indonesia Dorong...
VADS Indonesia Dorong Transformasi Bisnis Otonom dari Generative AI ke Agentic AI
Rekomendasi
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved