Mantul, Nilai Bitcoin Tembus Rp283 Juta untuk Pertama Kalinya

Kamis, 17 Desember 2020 - 01:58 WIB
loading...
A A A
Pergerakan Bitcoin telah menyebabkan aliran koin besar-besaran ke Amerika Utara dari Asia Timur. Hal itu didorong oleh "kelaparan" akan Bitcoin di antara investor AS yang lebih besar dan waspada terhadap kepatuhan.

"Manajer Dana Inggris, Ruffer Investment Management, yang mengelola 20,3 miliar pound (USD27,3 miliar) aset pada akhir November, membuat taruhan pada Bitcoin yang sekarang bernilai sekitar 550 juta pound (USD745 juta)," tukas juru bicara perusahaan kepada Reuters.

Beberapa investor seperti hedge fund dan kantor keluarga di masa lalu terhalang oleh sifat buram pasar crypto. Pengawasan yang ketat terhadap industri crypto Amerika telah membantu meredakan beberapa masalah tersebut.

Setelah menyentuh rekor tertinggi di bawah Rp283 juta pada akhir November, Bitcoin terhenti dan bahkan turun di bawah Rp241 juta (USD17.000). Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa itu akan menjadi pengulangan jatuhnya aset pada 2018.

Glassnode, yang memberikan wawasan tentang data blockchain, mengatakan, pemegang Bitcoin jangka panjang telah menjual mata uang virtual setelah mencapai rekor puncak November. Namun, dicatat bahwa ini secara keseluruhan merupakan sinyal bullish jangka panjang yang berakar pada tren harga sebelumnya. (Baca juga: iPhone 12 Pro Jadi Model Paling Diminati )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Perang Berkecamuk, Harga...
Perang Berkecamuk, Harga Bitcoin Mengamuk Tembus Rp1,1 Miliar
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Pasar Kripto di Akhir...
Pasar Kripto di Akhir 2025: Bitcoin Layu di Rp 1,46 Miliar, Token Kecil Melesat hingga 69 Persen
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Rekomendasi
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
DPR Usul Kemenhaj Bentuk...
DPR Usul Kemenhaj Bentuk BLU untuk Kelola Asrama Haji
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Berita Terkini
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved