Irit Duit, Globe Telecom Percepat Perjalanan Cloud dengan AWS
Selasa, 15 Desember 2020 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Dengan menggunakan Amazon Lex, layanan AWS yang dikembangkan untuk membuat antarmuka percakapan ke dalam aplikasi apa pun menggunakan suara dan teks, hanya dalam waktu 12 pekan Globe mampu membangun chatbot layanan pelanggan yang didukung kecerdasan buatan (AI) bernama Gie of Globe, yang terhubung ke platform CRM Globe. Gie mendukung transaksi swalayan untuk pengguna seluler pascabayar dan prabayar, seperti top up data seluler.
Selain teknologi yang dihadapi pelanggan, Globe telah memigrasikan tujuh beban kerja tingkat operator inti dari pusat data di on-prem ke AWS. Termasuk jaringan MYCOM dan sistem jaminan layanan, serta operasional infrastruktur, monitoring dan keamanan.
Untuk mempertahankan strategi utama Globe terkait pemberdayaan cloud dan untuk memastikan karyawannya telah memperoleh dukungan kelengkapan untuk terus berinovasi, perusahaan telah bekerja sama dengan AWS untuk meluncurkan program pemberdayaan keterampilan yang disebut Athena Globe Community of Practice. Program ini menghadirkan penawaran pemberdayaan cloud dan bertujuan untuk memastikan 100% tim TI-nya mendapatkan sersertifikasi dari AWS pada tahun depan.
Program menggabungkan program-program AWS Training dan AWS Certification yang terdiri dari beragam kursus bagi karyawan yang bertujuan untuk membangun pengetahuan praktis tentang AWS Cloud yang penting dalam mendukung operasional di bidang teknis dalam rangka memberdayakan para karyawan untuk berinovasi dengan merujuk pada kebutuhan atau kepentingan pelanggan.
Selain itu, lebih dari 200 karyawan telah menyelesaikan program pelatihan AWS tahun ini. Dengan memperkuat basis keterampilan cloud-nya, Globe membantu karyawannya meningkatkan potensi karir mereka dan mendorong budaya eksperimen yang pada akhirnya mempercepat inovasi pelanggan.
“Globe berkomitmen untuk menghadirkan beragam layanan baru untuk mendukung inklusi digital dan meningkatkan kehidupan sehari-hari masyarakat Filipina dan AWS membantu kami mewujudkan komitmen tersebut,” kata Ernest Cu, President and CEO of Globe.
Selain teknologi yang dihadapi pelanggan, Globe telah memigrasikan tujuh beban kerja tingkat operator inti dari pusat data di on-prem ke AWS. Termasuk jaringan MYCOM dan sistem jaminan layanan, serta operasional infrastruktur, monitoring dan keamanan.
Untuk mempertahankan strategi utama Globe terkait pemberdayaan cloud dan untuk memastikan karyawannya telah memperoleh dukungan kelengkapan untuk terus berinovasi, perusahaan telah bekerja sama dengan AWS untuk meluncurkan program pemberdayaan keterampilan yang disebut Athena Globe Community of Practice. Program ini menghadirkan penawaran pemberdayaan cloud dan bertujuan untuk memastikan 100% tim TI-nya mendapatkan sersertifikasi dari AWS pada tahun depan.
Program menggabungkan program-program AWS Training dan AWS Certification yang terdiri dari beragam kursus bagi karyawan yang bertujuan untuk membangun pengetahuan praktis tentang AWS Cloud yang penting dalam mendukung operasional di bidang teknis dalam rangka memberdayakan para karyawan untuk berinovasi dengan merujuk pada kebutuhan atau kepentingan pelanggan.
Selain itu, lebih dari 200 karyawan telah menyelesaikan program pelatihan AWS tahun ini. Dengan memperkuat basis keterampilan cloud-nya, Globe membantu karyawannya meningkatkan potensi karir mereka dan mendorong budaya eksperimen yang pada akhirnya mempercepat inovasi pelanggan.
“Globe berkomitmen untuk menghadirkan beragam layanan baru untuk mendukung inklusi digital dan meningkatkan kehidupan sehari-hari masyarakat Filipina dan AWS membantu kami mewujudkan komitmen tersebut,” kata Ernest Cu, President and CEO of Globe.
Lihat Juga :