Rusak Setelah Bertugas, Pendarat Chang'e 5 Pensiun di Bulan
Selasa, 15 Desember 2020 - 08:59 WIB
loading...
A
A
A
Selain mengumpulkan sekitar 2 kilogram sampel Bulan, pendarat melakukan eksperimen dengan radar penembus tanah, yang akan memberikan informasi tentang lapisan di bawah lokasi pendaratan. Spektrometer pencitraan menganalisis komposisi regolith permukaan, sementara kamera panorama memberikan pemandangan yang brilian dan mendetail dari Oceanus Procellarum yang masing-masing dibuat dengan menggabungkan 120 foto.
Eksperimen lain mendeteksi debu bermuatan listrik di lokasi pendaratan menggunakan instrumen yang disebut timbangan mikro kristal kuarsa. Para ilmuwan berspekulasi dampak kendaraan pendakian ke permukaan Bulan pada 7 Desember bisa membawa debu ke sekitar pendarat Chang'e 5, di mana instrumen pesawat ruang angkasa mungkin telah mendeteksinya, tetapi dengan kerusakan pendarat, pengamatan semacam itu tampaknya tidak akan ada lagi.
NASA sangat ingin tahu tentang tantangan potensial yang disebabkan oleh debu Bulan yang ditimbulkan oleh pendaratan menjelang rencana badan tersebut untuk mengirim astronot kembali ke Bulan pada tahun 2024 melalui program Artemis.
Pengorbit Chang'e 5 memulai perjalanannya kembali ke Bumi pada 12 Desember, membawa serta kapsul masuk kembali yang berisi sampel Bulan yang berhasil dikumpulkan. Pendaratan di Bumi diperkirakan sekitar tanggal 17 Desember 2020. (Baca juga: AS Akhirnya Sanksi Turki karena Beli Sistem Rudal S-400 Rusia )
Eksperimen lain mendeteksi debu bermuatan listrik di lokasi pendaratan menggunakan instrumen yang disebut timbangan mikro kristal kuarsa. Para ilmuwan berspekulasi dampak kendaraan pendakian ke permukaan Bulan pada 7 Desember bisa membawa debu ke sekitar pendarat Chang'e 5, di mana instrumen pesawat ruang angkasa mungkin telah mendeteksinya, tetapi dengan kerusakan pendarat, pengamatan semacam itu tampaknya tidak akan ada lagi.
NASA sangat ingin tahu tentang tantangan potensial yang disebabkan oleh debu Bulan yang ditimbulkan oleh pendaratan menjelang rencana badan tersebut untuk mengirim astronot kembali ke Bulan pada tahun 2024 melalui program Artemis.
Pengorbit Chang'e 5 memulai perjalanannya kembali ke Bumi pada 12 Desember, membawa serta kapsul masuk kembali yang berisi sampel Bulan yang berhasil dikumpulkan. Pendaratan di Bumi diperkirakan sekitar tanggal 17 Desember 2020. (Baca juga: AS Akhirnya Sanksi Turki karena Beli Sistem Rudal S-400 Rusia )
(iqb)
Lihat Juga :