Ketika Pesawat Ruang Angkasa NASA Membidik Chang'e-5 Milik China di Bulan
Rabu, 09 Desember 2020 - 06:41 WIB
loading...
Pendaratan Change 5 dicitrakan oleh LRO NASA pada 2 Desember 2020. Gambar/NASA/GSFC/Arizona State University
A
A
A
HOUSTON - Pada 1 Desember kemarin, pesawat ruang angkasa China, Chang'e-5 berhasil mendarat di Bulan . Videonya pun beredar di internet. (Baca juga: Manusia Tengah Berada di Zaman Keemasan Misi Ruang Angkasa )
Peristiwa penjelahan Chang'e-5 di Bulan juga ikut diabadikan oleh tim Lunar Reconnaissance Orbiter Camera (LROC) . Pesawat ruang angkasa milik NASA itu dapat menemukan aset China tersebut di Oceanus Procellarum, Ocean of Storms dan tengah bersiap-siap ketika LROC akan lewat di atas keesokan harinya.
Space.com melaporkan, gambar menunjukkan pendarat Chang'e 5 di tengah tiga kawah. Sistem otomatis telah membantu pesawat ruang angkasa menghindari bahaya untuk mendarat dengan aman.
Daerah yang relatif datar di dekat pendarat Chang'e 5 diciptakan oleh lava basaltik. Meski usianya lebih dari satu miliar tahun, unit basal ini diperkirakan jauh lebih muda daripada area pendaratan Apollo, yang berusia di atas 3 miliar tahun.
Oleh karena itu, sampel sangat menarik bagi para ilmuwan, yang ingin mengetahui mengapa wilayah ini aktif secara vulkanik baru-baru ini daripada kebanyakan tempat lain di Bulan.
Peristiwa penjelahan Chang'e-5 di Bulan juga ikut diabadikan oleh tim Lunar Reconnaissance Orbiter Camera (LROC) . Pesawat ruang angkasa milik NASA itu dapat menemukan aset China tersebut di Oceanus Procellarum, Ocean of Storms dan tengah bersiap-siap ketika LROC akan lewat di atas keesokan harinya.
Space.com melaporkan, gambar menunjukkan pendarat Chang'e 5 di tengah tiga kawah. Sistem otomatis telah membantu pesawat ruang angkasa menghindari bahaya untuk mendarat dengan aman.
Daerah yang relatif datar di dekat pendarat Chang'e 5 diciptakan oleh lava basaltik. Meski usianya lebih dari satu miliar tahun, unit basal ini diperkirakan jauh lebih muda daripada area pendaratan Apollo, yang berusia di atas 3 miliar tahun.
Oleh karena itu, sampel sangat menarik bagi para ilmuwan, yang ingin mengetahui mengapa wilayah ini aktif secara vulkanik baru-baru ini daripada kebanyakan tempat lain di Bulan.
Lihat Juga :