Twitter Perluas Aturan Ujaran Kebencian, Termasuk Ras dan Suku
Minggu, 06 Desember 2020 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian menunjukkan, bahasa yang merendahkan dapat menyebabkan kerusakan di dunia nyata, dan kami ingin memastikan lebih banyak orang terlindungi.
Jika dilaporkan cuitan yang melanggar peraturan terkait usia, disabilitas, dan/atau penyakit yang dicuitkan sebelum aturan ini diperbarui perlu dihapus.
Namun demikian, hal ini tidak akan langsung menyebabkan penangguhan akun karena cuitan tersebut dicuitkan sebelum peraturan ini ditetapkan.
Sebagai bagian dari pembaruan ini, Twitter mengaku sesnag berdiskusi dengan para ahli dari pihak ketiga untuk membantu menentukan pendekatan yang lebih tepat dalam menanggulangi penggunaan bahasa yang merendahkan pada beberapa kategori yang kompleks, seperti: ras, suku, dan kewarganegaraan
"Untuk membantu menjaga lebih banyak orang tetap merasa aman; kami akan melanjutkan kemitraan dengan para ahli dari pihak ketiga untuk lebih memperluas kebijakan ini, dan kami akan menginformasikan prosesnya kepada Anda," tutup pernyataanTwitter.
Jika dilaporkan cuitan yang melanggar peraturan terkait usia, disabilitas, dan/atau penyakit yang dicuitkan sebelum aturan ini diperbarui perlu dihapus.
Namun demikian, hal ini tidak akan langsung menyebabkan penangguhan akun karena cuitan tersebut dicuitkan sebelum peraturan ini ditetapkan.
Sebagai bagian dari pembaruan ini, Twitter mengaku sesnag berdiskusi dengan para ahli dari pihak ketiga untuk membantu menentukan pendekatan yang lebih tepat dalam menanggulangi penggunaan bahasa yang merendahkan pada beberapa kategori yang kompleks, seperti: ras, suku, dan kewarganegaraan
"Untuk membantu menjaga lebih banyak orang tetap merasa aman; kami akan melanjutkan kemitraan dengan para ahli dari pihak ketiga untuk lebih memperluas kebijakan ini, dan kami akan menginformasikan prosesnya kepada Anda," tutup pernyataanTwitter.
(wbs)
Lihat Juga :