Qualcomm: Bangun Jaringan 5G Sama Pentingnya dengan Bangun Jalan Tol
Sabtu, 05 Desember 2020 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Diluar kegunaan komunikasi untuk konsumen (smartphone), Alex juga menyebut bahwa 5G akan berdampak pada perkembangan industri yang membutuhkan kecepatan tinggi (mission critical).
BACA JUGA: Mengenal Android Go, OS Ringan dan Paling Irit di Galaxy A01 Core
Di Indonesia sendiri, perkembangan 5G sudah menunjukkan langkah positif. Seiring Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuka seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz pada rentang 2360 – 2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler.
Menurut Kominfo, lelang frekuensi 2,3 GHz bertujuan untuk mendukung transformasi digital di sektor ekonomi, sosial, dan pemerintahan. Termasuk juga mendorong akselerasi penggelaran infrastruktur TIK dengan teknologi generasi kelima (5G).
Seleksi dilaksanakan pada objek seleksi pita frekuensi radio 2,3 GHz yang terdiri atas tiga blok pita frekuensi radio.
BACA JUGA: Mengenal Android Go, OS Ringan dan Paling Irit di Galaxy A01 Core
Di Indonesia sendiri, perkembangan 5G sudah menunjukkan langkah positif. Seiring Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuka seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz pada rentang 2360 – 2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler.
Menurut Kominfo, lelang frekuensi 2,3 GHz bertujuan untuk mendukung transformasi digital di sektor ekonomi, sosial, dan pemerintahan. Termasuk juga mendorong akselerasi penggelaran infrastruktur TIK dengan teknologi generasi kelima (5G).
Seleksi dilaksanakan pada objek seleksi pita frekuensi radio 2,3 GHz yang terdiri atas tiga blok pita frekuensi radio.
(dan)
Lihat Juga :